Jari Manis Terjepit Cincin Emas, Warga Nanggulan Datangi Damkarmat Kulon Progo Minta Penanganan
Yoseph Hary W July 02, 2026 09:03 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo melakukan penanganan terhadap warga yang jarinya terjepit cincin emas. Warga itu datang langsung ke Pos Damkarmat untuk bisa ditangani.

Kepala Seksi Damkarmat, BPBD Kulon Progo, Raden Chris Hartanto menyampaikan warga tersebut adalah K (42), perempuan asal Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan. Alih-alih ke Pos Damkarmat Nanggulan, ia justru datang ke Pos Damkarmat di Kapanewon Wates.

"Warga ini sempat nyasar ke Kantor Badan Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) di sebelah Pos Damkarmat Wates karena panik," ujar Chris pada wartawan, Kamis (02/07/2026).

Jari manis terjepit cincin emas

Ia pun sempat datang ke Pos Damkarmat Wates untuk menemui langsung K yang membutuhkan penanganan darurat. Berdasarkan keterangannya, cincin emas itu sudah digunakan selama 25 tahun terakhir.

Namun dalam 3 hari terakhir, jari manis tangan kiri tempat cincin itu terpasang tiba-tiba mengalami pembengkakan disertai nyeri hebat. K lalu memutuskan datang ke Pos Damkarmat Wates agar cincin itu bisa dilepas karena sudah tak tahan dengan rasa sakitnya.

"Petugas lalu langsung melakukan tindakan penyelamatan dengan cara memotong cincin tersebut dari jarinya," jelas Chris.

Ia mengungkapkan bahwa K akhirnya merelakan cincin emas tua miliknya itu dipotong. Sebab penting bagi keselamatan dan kesehatannya sendiri.

Cintin dipotong

Chris mengatakan cincin tersebut akhirnya berhasil dilepas dari jari K dengan cara dipotong. Ia juga mengimbau warga yang mengalami masalah serupa agar tidak ragu mendatangi Pos Damkarmat terdekat, baik di Wates maupun Nanggulan.

"Jika mengalami situasi darurat serupa, jangan ragu meminta bantuan dari Damkarmat untuk penanganan," katanya.

Anggota Damkarmat BPBD Kulon Progo, Jimmy Ridho Wibowo juga menyampaikan bahwa kasus seperti jari terjepit cincin termasuk situasi darurat yang harus segera ditangani. Pihaknya pun memastikan layanan tetap diberikan ke masyarakat.

Sebab saat ini pihaknya juga berhadapan dengan fluktuasi harga BBM nonsubsidi yang digunakan untuk armada Damkarmat. Namun ia memastikan kondisi itu tidak mengganggu pelayanan.

"Layanan yang sifatnya darurat seperti kebakaran dan penyelamatan tetap jadi prioritas kami," kata Jimmy.(alx)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.