Hari Kedua SPMB Jalur Domisili, Pendaftar SMPN 2 Tarakan Capai 500 Orang, Diterima Hanya 352 Siswa
Junisah July 02, 2026 09:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur domisili di SMPN 2 Tarakan memasuki hari kedua dengan jumlah pendaftar yang terus bertambah.

Ketua Panitia SPMB SMPN 2 Tarakan, Abdul Rahman, mengatakan antusiasme masyarakat tahun ini kembali mengalami peningkatan. Secara keseluruhan, jumlah pendaftar SPMB tingkat SMPN 2 Tarakantelah menembus ribuan. 

Kini jumlah pendaftar di SMPN 2 Tarakan telah mencapai 500 orang, meski daya tampung sekolah hanya sebanyak 352 siswa untuk seluruh jalur penerimaan.

"Alhamdulillah, secara keseluruhan pendaftar SMP di Tarakan sudah sekitar dua ribu lebih. Khusus di SMPN 2 kami melihat jumlah pendaftarnya sekitar 500 orang, sementara yang diterima hanya 352 siswa," ujar Abdul Rahman.

Baca juga: Panitia SPMB di SMPN 2 Tarakan Akui Ada Pengaduan Serifikat Prestasi Dugaan Palsu: Hanya Ada Satu

Menurutnya, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan minat masyarakat untuk bersekolah di SMPN 2 Tarakan terus meningkat dari tahun ke tahun.

"Artinya memang animo masyarakat dari tahun ke tahun mengalami peningkatan," katanya.

Untuk jalur domisili sendiri, SMPN 2 Tarakan menyediakan sekitar 176 kuota sesuai pembagian daya tampung yang telah ditetapkan dalam petunjuk teknis SPMB.

Abdul Rahman menjelaskan, hingga hari kedua pelaksanaan pendaftaran, kuota jalur domisili telah terisi penuh.

Namun proses seleksi masih berlangsung hingga penutupan pendaftaran karena sistem masih memungkinkan terjadinya pergeseran peringkat berdasarkan jarak domisili calon peserta didik.

"Kuota domisili sekitar 176 siswa. Saat ini sebenarnya sudah terisi dan sudah terjadi pergeseran sejak kemarin," jelasnya.

Ia mengatakan, peserta yang baru mendaftar masih memiliki peluang lolos apabila memiliki jarak tempat tinggal yang lebih dekat ke sekolah dibanding peserta yang saat ini berada di batas akhir kuota.

Sebaliknya, peserta yang memiliki jarak lebih jauh berpotensi tergeser dari daftar sementara.

"Hari ini yang mendaftar, kalau jaraknya lebih jauh tentu otomatis akan tergeser. Tetapi kalau jaraknya masih di bawah sekitar 400 sampai 500 meter, masih ada kesempatan untuk masuk," ujarnya.

Baca juga: Antusias Orang Tua di Hari Pertama SPMB di SMPN 2 Tarakan Tinggi, Pukul 06.15 Wita Sudah Datang  

Menurut Abdul Rahman, seleksi pada jalur domisili tidak menggunakan nilai akademik sebagai dasar penilaian.

Seluruh proses dilakukan berdasarkan ketentuan dalam sistem yang mengutamakan jarak tempat tinggal ke sekolah.

Apabila terdapat peserta dengan jarak yang sama, maka penentuan dilakukan berdasarkan usia, kemudian waktu pendaftaran.

"Indikatornya murni jarak. Kalau jaraknya sama, baru dilihat usianya. Kalau usianya juga sama, maka dilihat siapa yang lebih dahulu mendaftar," terangnya.

Ia mengakui jumlah peserta yang telah tergeser dari daftar sementara belum dapat dipastikan karena data masih terus bergerak mengikuti pendaftaran yang masih berlangsung.

"Saya belum berani menyampaikan angkanya karena khawatir keliru. Yang jelas pendaftarnya sekitar 300 lebih di jalur domisili, sementara kuotanya hanya sekitar 176 siswa," katanya.

Abdul Rahman juga memastikan seluruh kuota pada jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi telah terisi sesuai alokasi yang ditetapkan.

Saat ini hanya jalur domisili yang masih berproses hingga batas akhir pendaftaran.

SPMB di SMPN 2 Tarakan 02 02072026
PENDAFTARAN SPMB di SMPN 2 TARAKAN- Hari pertama pendaftaran SPMB di SMPN 2 Tarakan Kalimantan Utara. Para orang tua antre daftar.

"Semua jalur sebelumnya sudah terisi, baik afirmasi, mutasi maupun prestasi. Tinggal domisili yang masih berjalan. Walaupun kuotanya sudah penuh, masih bisa berubah karena sistem perangkingan berdasarkan jarak," ujarnya.

Ia menambahkan, secara keseluruhan SMPN 2 Tarakan menerima 352 peserta didik baru pada tahun ajaran ini.

Jumlah tersebut dibagi ke dalam 11 rombongan belajar (rombel) sesuai ketentuan nasional, dengan masing-masing rombel diisi 32 siswa.

"Untuk SMP maksimal 11 rombel. Di SMPN 1 Tarakan kami menerima 352 siswa, dengan masing-masing rombel berisi 32 peserta didik sesuai aturan yang berlaku," pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.