Humas UNIKI Ikuti Pendampingan Humas Perguruan Tinggi dari LLDIKTI Aceh
Ansari Hasyim July 02, 2026 11:03 PM

 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Tim Humas Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen mengikuti kegiatan Pendampingan Humas Perguruan Tinggi yang diselenggarakan LLDIKTI Wilayah XIII Aceh di Aula Lantai V LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Dr Ir Rizal Munadi MM MT, dan diikuti puluhan praktisi humas dari berbagai perguruan tinggi swasta di Aceh.

Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi pengelolaan komunikasi publik, website, dan media sosial sebagai bagian dari persiapan menghadapi Anugerah Humas Diktisaintek (AHD) Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Rizal Munadi menegaskan bahwa humas memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam membangun citra serta menyampaikan informasi perguruan tinggi kepada masyarakat.

Baca juga: Umuslim Bireuen Boyong 10 Penghargaan di LLDikti Award 2025, Ini Daftarnya

"Humas merupakan ujung tombak sebuah institusi perguruan tinggi. Karena itu, peningkatan kapasitas humas menjadi salah satu prioritas agar mampu memberikan layanan informasi yang berkualitas, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat," ujarnya.

Kepala Humas UNIKI Bireuen, Imam Taufik Harahap SH MSi, kepada Serambinews.com, Kamis (2/7/2026), mengatakan sesi pertama menghadirkan Komisioner Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Komisi Informasi Aceh, Vicky Bastianda SE, dengan materi bertajuk Strategi Pengelolaan Website Perguruan Tinggi Swasta di LLDIKTI Wilayah XIII untuk Memenuhi Standar Penilaian Anugerah Humas Diktisaintek (AHD) Tahun 2026.

Dalam paparannya, Vicky menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagai landasan utama dalam pengelolaan website perguruan tinggi. Menurutnya, transparansi informasi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

Karena itu, setiap perguruan tinggi harus mampu menyediakan informasi yang mudah diakses, akurat, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Website perguruan tinggi bukan hanya sebagai media publikasi, tetapi juga menjadi wujud komitmen institusi dalam menjalankan keterbukaan informasi publik," jelasnya.

Sementara itu, narasumber kedua, Redaktur Pelaksana Serambi Indonesia sekaligus Pembina Forum Aceh Menulis, Yarmen Dinamika, memaparkan materi bertajuk Optimalisasi Pengelolaan Media Sosial Perguruan Tinggi Swasta di Aceh untuk Memenuhi Standar Anugerah Humas Diktisaintek (AHD) Tahun 2026.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah memperluas peran humas dalam membangun komunikasi dengan masyarakat.

Menurut Yarmen, pengelolaan media sosial harus dilakukan secara kreatif, informatif, dan menarik agar mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi.

"Humas saat ini dituntut mampu menghadirkan konten yang informatif namun tetap menarik sehingga masyarakat tidak merasa bosan dalam menerima informasi," ungkapnya.

Imam Taufik Harahap mengatakan, humas memiliki peran penting dalam membangun citra institusi sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan pendampingan tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas humas dalam menyampaikan informasi kepada publik.

"Melalui peningkatan kompetensi ini, kami berharap Humas UNIKI semakin profesional dalam menyajikan informasi yang dibutuhkan masyarakat secara cepat, akurat, dan bertanggung jawab," ujarnya.

Ia menambahkan, keikutsertaan Humas UNIKI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan website dan media sosial sebagai sarana publikasi, penyebarluasan informasi, serta pelayanan informasi publik yang transparan dan profesional sesuai standar Anugerah Humas Diktisaintek Tahun 2026. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.