Lionel Messi Lolos dari Hukuman! Timnas AS Marah Besar Setelah Folarin Balogun Dapat Kartu Merah di Piala Dunia yang Mirip dengan Tantangan Tak Dihukum dari Kapten Argentina
Dewi Rahayu July 03, 2026 05:40 AM

JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN DARI PIALA DUNIA


Lionel Messi lolos dari hukuman! Tim nasional Amerika Serikat (USMNT) dibuat bingung dan marah oleh kartu merah Folarin Balogun di Piala Dunia, yang dianggap meniru pelanggaran serupa dari kapten Argentina tanpa hukuman apa pun.


Kemenangan USMNT atas Bosnia dibayangi oleh kartu merah kontroversial yang diterima Folarin Balogun, sementara Mauricio Pochettino bersikeras bahwa tekel sang penyerang murni tidak disengaja. Alexi Lalas juga mempertanyakan mengapa insiden serupa yang melibatkan Lionel Messi sebelumnya di turnamen itu tidak mendapatkan sanksi, memicu tuduhan adanya ketidakkonsistenan dalam kepemimpinan wasit.


USMNT pertanyakan konsistensi setelah Balogun diusir


Amerika Serikat berhasil mengamankan kemenangan sulit 2-0 atas Bosnia, tetapi hasil tersebut tertutupi oleh pengusiran Balogun pada menit ke-64. Setelah tinjauan VAR yang panjang, penyerang tersebut langsung diganjar kartu merah karena kakinya mendarat di pergelangan kaki Tarik Muharemovic saat berebut bola.


Keputusan itu segera menjadi perbincangan setelah mantan bek USMNT, Lalas, membagikan rekaman tekel Messi terhadap pemain Aljazair di awal turnamen. Lalas berargumen bahwa kedua insiden tersebut serupa, namun Messi lolos tanpa tindakan disipliner apa pun, sehingga menimbulkan kritik mengenai konsistensi keputusan wasit dan penggunaan VAR.


Pochettino kritik keputusan wasit


Pochettino dengan tegas tidak setuju dengan keputusan pengusiran tersebut, menegaskan bahwa Balogun sama sekali tidak bermaksud mencederai lawan. Pelatih USMNT itu juga mengungkapkan bahwa sang penyerang merasa kecewa setelah mengetahui dirinya akan absen di pertandingan berikutnya.


"Bagi saya? Tidak mungkin kartu merah," kata Pochettino. "Tidak ada niat untuk menginjak lawan. Itu adalah aksi normal dalam sepak bola yang terjadi secara tidak sengaja.


"Dia sangat kecewa. Itu tindakan yang tidak disengaja, dia sedih. Kami tidak bisa melakukan apa pun untuk mengubah perasaan ini. Inilah sepak bola. Pasti dia akan membantu kami tampil lebih baik dan semoga kami bisa melangkah ke babak berikutnya agar dia bisa bermain lagi."


Selain itu, Weston McKennie juga sependapat dengan pelatihnya, menyatakan bahwa para pemain di ruang ganti merasa kecewa dengan keputusan wasit. Ia berkata: "Saya belum melihat tayangannya kembali, tapi para pemain membicarakannya di ruang ganti, dan saya merasa jelas wasit membuat keputusan yang sudah ia ambil, namun menurut saya itu bisa diperdebatkan.


"Saya rasa sudah banyak kejadian lain yang mirip sepanjang turnamen ini terhadap pemain lain yang bahkan tidak diberi kartu sama sekali, jadi ini mengecewakan, dan saya tidak tahu bagaimana protokol mereka dalam mengambil keputusan seperti itu. Tapi ya, dari apa yang dikatakan rekan-rekan saya, saya tidak menganggap itu kartu merah. Kalau pun ada, mungkin hanya kartu kuning, tapi jelas tidak disengaja."


Lalas soroti standar ganda terhadap Messi


Sementara itu, Lalas mempertanyakan alasan Messi terhindar dari hukuman atas pelanggaran serupa, dengan menilai keputusan yang bertolak belakang tersebut menyoroti kurangnya konsistensi dalam penerapan VAR sepanjang turnamen.


"Itu bukan kartu merah," ujar Lalas dalam podcast State of the Union. "Saya paham bahwa dalam momen itu terlihat buruk, dan ketika dilihat lewat tayangan video juga tampak buruk. Tapi Anda harus memahami konteks dari apa yang terjadi. Menurut saya itu keputusan yang buruk.


"Perlu dikatakan, jika namanya adalah Messi, seperti yang sudah kita lihat sebelumnya di turnamen ini, dia pasti masih berada di lapangan dan bisa bermain di Seattle pada hari Senin."


USMNT hadapi babak 16 besar tanpa penyerang andalan


Amerika Serikat kini bersiap menghadapi Belgia di babak 16 besar di Seattle tanpa kehadiran Balogun, dengan Pochettino harus mencari cara menggantikan pencetak gol terbanyak timnya di fase krusial turnamen. Haji Wright dan Ricardo Pepi berharap mendapatkan kesempatan menjadi starter saat USMNT berupaya meraih tiket ke perempat final.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.