Presiden La Liga Javier Tebas: ‘Jika Ada Klub yang Tak Bisa Mengeluh Soal Kesalahan Wasit, Itu Adalah Real Madrid’
Budi Santoso July 03, 2026 05:45 AM

Presiden La Liga, Javier Tebas, kembali menempatkan Real Madrid di pusat perhatian, kali ini sebagai tanggapan atas laporan yang diajukan klub tersebut kepada UEFA terkait keputusan wasit yang berkaitan dengan kasus Negreira.

Pernyataan tersebut disampaikan Tebas dalam sebuah konferensi pers di Madrid, di mana ia ditanya mengenai laporan yang dikirim oleh Los Blancos serta kehadirannya baru-baru ini dalam upacara pelantikan Joan Laporta.

Seperti yang sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir, Tebas tidak menghindar untuk membahas salah satu isu paling kontroversial dalam sepak bola Spanyol.

Tebas mempertanyakan posisi Real Madrid

Ketika ditanya tentang berkas laporan Real Madrid yang dikirim ke UEFA, Tebas mengakui bahwa ia belum sempat meninjau dokumen tersebut, tetapi mengatakan bahwa ia akan membacanya dengan penuh perhatian.

Presiden La Liga itu juga mempertanyakan apakah laporan tersebut hanya berfokus pada keputusan yang merugikan Real Madrid atau juga mencakup kesalahan yang dialami klub lain selama periode yang sama.

“Saya belum melihatnya, tetapi saya sangat menantikan untuk membacanya,” ujar Tebas, seperti dikutip dari Mundo Deportivo.

“Saya ingin tahu tahun-tahun mana yang mereka keluhkan, dan apakah mereka juga mengeluh tentang kesalahan yang dibuat terhadap semua klub, termasuk Real Madrid sendiri.”

“Jika ada pihak yang tidak bisa mengeluh soal kesalahan wasit, itu adalah Madrid,” tambahnya.

Tentang Florentino Pérez dan undangan pelantikan

Presiden La Liga itu juga mendapat pertanyaan apakah ia akan menghadiri upacara pelantikan yang diselenggarakan oleh Florentino Pérez, setelah sebelumnya menerima undangan dari Joan Laporta.

Tebas menjelaskan bahwa ia secara rutin menerima undangan dari Real Madrid, namun sering kali menolaknya karena alasan pribadi.

“Faktanya, saya diundang ke kotak VIP setiap akhir pekan, tetapi karena alasan pribadi saya tidak hadir, sebab saya memiliki urusan keluarga yang harus diurus,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa hubungan kelembagaan antara klub dan otoritas sepak bola harus tetap dijaga, meskipun terdapat perbedaan pendapat.

“Jika itu acara pelantikan, tentu saya akan datang, saya akan berbicara di sana, dan tentu saja saya akan menyampaikan hal yang sama seperti yang saya katakan sebelumnya.”

“Akan selalu ada masa-masa penuh perbedaan dan situasi sulit di mana setiap pihak membela posisinya masing-masing, tetapi hal yang terpenting adalah bekerja dengan rasa hormat terhadap institusi,” pungkas Tebas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.