Viral Video Warga di HSU Kalsel Pasang Panel Surya di Atap Rumah, Ketahui Perizinan dan Biayanya
Mulyadi Danu Saputra July 03, 2026 05:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Viral di media sosial, video kegiatan pemasangan panel surya di satu rumah warga di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Bagi masyarakat Kalimantan Selatan, langkah ini dinilai sebagai solusi paling logis. Mengingat tingginya frekuensi gangguan pemadaman listrik yang sering dikeluhkan warga di media sosial,” begitu unggahan akun Instagram @banjarfolk, dilansir Kamis (2/7/2026).

“Beralih ke energi mandiri memang menjadi opsi yang sangat menarik. Namun, sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada teknologi PLTS Atap, penting untuk memahami regulasi terbaru yang berlaku di Indonesia,” lanjut narasi tersebut. 

Baca juga: Jadwal Pemadaman Listrik di Kalsel, Kamis 2 Juli 2026, Banjarmasin Mati Lampu Pagi, Siang dan Malam

Postingan itu mendapat respons dari Warganet pengikut akun itu. Mereka menulis di kolom kolom komentar.

“Harus ada izin nya jua kah pakai panel kaya gini??” tanya akun @chimot_lover47.

“Klo on grid harus izin. Mun off grid yg pake batre kda perlu izin PLN,” jawab akun @haliling1403.

“Harus ijin udah ada UUD nya kyk nya,klau gapke ijin udah byak yg pke panel surya,” timpal akun @saupi243.

Ada Dua Pilihan

Melansir dari beberapa sumber, memasang panel surya untuk rumah pribadi secara legal memerlukan izin dan prosedur pendaftaran yang ditetapkan oleh pemerintah serta PT PLN (Persero).

Ada dua jenis sistem yang bisa Anda pilih: On-Grid (terhubung jaringan PLN) atau Off-Grid (mandiri dengan baterai).

1. Sistem On-Grid (Terhubung dengan PLN)Jika panel surya terhubung ke jaringan listrik PLN, Anda wajib mengurus perizinan dan pendaftaran. 

Sistem ini sering digunakan untuk mengekspor kelebihan daya kembali ke jaringan PLN (net-metering).

Prosedur Pendaftaran: Mengajukan permohonan izin dan kuota PLTS Atap ke PLN (atau melalui aplikasi PLN Mobile), yang akan diverifikasi.

Sertifikat Laik Operasi (SLO): Wajib diterbitkan oleh Lembaga Inspeksi Teknik (LIT) untuk memastikan instalasi aman.

Perjanjian: Penandatanganan amendemen Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan PLN dan penggantian kWh meter lama menjadi Advanced Meter.

2. Sistem Off-Grid (Mandiri / Menggunakan Baterai)Jika sistem panel surya Anda berdiri sendiri dan tidak terhubung sama sekali ke jaringan PLN, Anda tidak memerlukan izin dari PLN karena listrik murni digunakan sendiri.

Baca juga: Jadwal Pemadaman Listrik di Kalsel, Kamis 2 Juli 2026, Cek Wilayah Mati Lampu di Kabupaten Banjar


Prosedur Pemasangan 

Untuk memastikan instalasi di rumah Anda berjalan lancar dan aman, langkah-langkah yang harus dilakukan meliputi:

Survei Kelayakan Atap dan Beban: Pastikan struktur atap kuat menahan beban panel surya, dalam kondisi baik, dan tidak tertutupi bayangan.

Pemilihan Vendor Bersertifikat: Gunakan jasa instalatur panel surya yang tersertifikasi oleh Kementerian ESDM atau terdaftar resmi untuk menjamin kualitas pemasangan.

Pemasangan Fisik (Bersama Vendor): Pemasangan komponen utama seperti panel surya, inverter, dan sistem kelistrikan rumah.

Estimasi Biaya

Estimasi biaya pasang panel surya (Pembangkit Listrik Tenaga Surya / PLTS) atap di rumah berkisar antara Rp15 juta hingga Rp75 juta. 

Biaya sangat bergantung pada kapasitas sistem (watt peak) yang Anda pilih dan jenis instalasinya, baik on-grid (terhubung PLN) maupun off-grid (menggunakan baterai).

1. Sistem Skala Kecil (1 kWp / 1.000 Watt)

Kebutuhan Daya Rumah: Daya PLN 1.300 VA hingga 2.200 VA (untuk lampu, TV, dan perangkat kecil).

Estimasi Biaya: Rp15 juta – Rp20 juta.

Potensi Hemat: Menghemat tagihan listrik bulanan sekitar Rp150.000 – Rp250.000.

2. Sistem Skala Menengah (2 – 3 kWp)

Kebutuhan Daya Rumah: Daya PLN 2.200 VA (untuk kulkas, mesin cuci, dan AC kecil).

Estimasi Biaya: Rp30 juta – Rp45 juta.

Potensi Hemat: Menurunkan tagihan listrik PLN hingga 30-35 persen setiap bulannya.

3. Sistem Skala Besar (5 kWp)

Kebutuhan Daya Rumah: Konsumsi listrik tinggi (beberapa AC besar, pompa air, dll.).

Estimasi Biaya: Rp45 juta – Rp75 juta.

Potensi Hemat: Menghemat hingga 60-80?ri tagihan listrik, dengan estimasi balik modal sekitar 5-7 tahun.

(Banjarmasinpost.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.