TRIBUNKALTIM.CO - Kecelakaan maut yang melibatkan truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dan sejumlah sepeda motor terjadi di Jalan Projakal, tepatnya di kawasan turunan Simpang Kariangau, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (2/7/2026).
Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.30 Wita itu mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia, sementara beberapa pengendara lainnya mengalami luka-luka.
Hingga kini, Satlantas Polresta Balikpapan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Berikut fakta-fakta kecelakaan di Simpang Kariangau yang sudah dirangkum TribunKaltim.co:
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Kutim Hari Ini 2026, 2 Motor Terbakar Usai Tabrakan, Pengendara Tewas
Korban meninggal dunia diketahui berinisial MP (66), warga Prapatan, Balikpapan Kota.
Saat kejadian, MP mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi KT 6115 AQ seorang diri.
Korban mengalami luka serius di bagian kepala akibat benturan dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan.
Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Sementara itu, pengendara Yamaha Fazio bernama Adi Hamdani (35) mengalami luka-luka dan mendapat perawatan medis.
Sedangkan pengendara Honda Beat, M Noor Aqoid (68), dilaporkan selamat.
Kecelakaan bermula ketika truk Mercedes Benz Axor bernomor polisi KB 8845 SG milik PT Elnusa Petrofin yang mengangkut sekitar 18 ribu liter BBM melaju dari arah Hotel Platinum menuju Pelabuhan Ferry Kariangau.
Menurut Kasatlantas Polresta Balikpapan Kompol MD Djauhari, saat melintasi ruas jalan menurun di depan Gudang LJR Logistik, truk diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.
Sopir sempat berusaha mengendalikan kendaraan dengan membanting setir ke arah kanan hingga menabrak tiang lampu penerangan jalan dan pohon.
Namun, laju kendaraan tidak berhasil dihentikan.
"Sesampainya di depan Gudang LJR Logistik, kendaraan masuk ke jalur sebelah kanan kemudian membanting setir dan masuk jalur sebelah kiri, keluar jalur, membentur lampu penerangan jalan umum (PJU) dan pohon, kemudian membentur tiga kendaraan sepeda motor dari arah berlawanan," ujar Kompol Djauhari.
Truk kemudian menghantam tiga sepeda motor yang datang dari arah berlawanan, yakni:
Honda Vario KT 6115 AQ
Yamaha Fazio KT 6253 BBS
Honda Beat KT 2615 HK
Polisi menyatakan penyelidikan masih berlangsung.
Namun, hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan faktor manusia sebagai salah satu penyebab kecelakaan.
Kompol Djauhari mengatakan pengemudi diduga kurang berhati-hati saat mengoperasikan kendaraan bermuatan berat di jalur menurun.
"Dugaan sementara, sopir kurang waspada membawa muatan berat saat melintasi jalan menurun," katanya.
Ia menjelaskan lokasi kejadian memiliki karakteristik jalan beton menurun dengan tikungan ke kiri, terdiri atas dua jalur satu lajur, serta berada di kawasan pergudangan dengan arus kendaraan yang cukup padat.
Meski demikian, penyidik masih mendalami apakah gangguan sistem pengereman murni bersifat teknis atau terdapat unsur kelalaian pengemudi.
Baca juga: Saksi Mata Kecelakaan Maut di Jalan Projakal Balikpapan, Truk Hilang Kendali dari Atas Turunan
Unit Gakkum Satlantas Polresta Balikpapan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan keterangan dari seluruh pihak yang terlibat.
Kompol Djauhari menegaskan seluruh informasi yang beredar saat ini masih bersifat sementara karena proses penyelidikan belum selesai.
"Kami masih proses penyelidikan di lapangan."
Ia menambahkan, hasil lengkap penyelidikan akan disampaikan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan.
"Laporan lengkap segera menyusul," tutupnya.
Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan awal, kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.