Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - DPRD Jatim meyakini bus Trans Jatim tetap diminati masyarakat sebagai moda transportasi publik di Jawa Timur.
Sebab dari sisi kenyamanan hingga keamanan, sedianya Trans Jatim sudah berupaya optimal.
Baca juga: Trenggalek Kejar Target PAD Pariwisata di Musim Liburan Sekolah, Realisasi Target Baru 38 Persen
Hal ini disampaikan anggota Komisi D DPRD Jatim, Dewanti Rumpoko, saat dimintai tanggapan mengenai salah satu penumpang Trans Jatim yang mengalami kecopetan hingga jutaan uangnya hilang.
Namun, tak berselang lama pelaku pun akhirnya diringkus.
Menurut Dewanti, setiap armada bus Trans Jatim memang dilengkapi dengan kamera pengawas.
Sehingga, tertangkapnya pelaku dengan cepat ini menunjukkan bahwa keamanan juga menjadi perhatian.
Ini sekaligus menjadi warning agar tidak berbuat kejahatan dimanapun, termasuk Trans Jatim.
"Untuk itu, ketika mudah (ditangkap) pasti mereka akan berpikir yang mau membuat kejahatan," kata Dewanti, Kamis (2/7/2026).
Politisi PDI Perjuangan ini mengaku sering naik bus Trans Jatim.
Dewanti melihat sendiri bagaimana faktor keamanan.
Namun, Dewanti berharap kejadian semacam ini tidak terulang lagi.
Hanya saja, awak bus di antaranya kondektur harus lebih meningkatkan kewaspadaan saja.
Ketika sudah melihat gelagat penumpang yang mencurigakan perlu langsung didekati dan diawasi untuk mengantisipasi tindakan serupa.
Namun secara umum, Dewanti menilai bus Trans Jatim masih dapat dipercaya oleh masyarakat.
"Saya rasa tidak (pengaruh kepercayaan masyarakat)," tandasnya.