TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIPAYUNG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok resmi melakukan penggantian menyeluruh terhadap Jembatan Pemuda yang berlokasi di Kampung Pulo, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung.
Langkah ini diambil menyusul kondisi struktur jembatan yang kini dinilai membahayakan bagi pengguna jalan.
Pekerjaan yang masuk dalam agenda pembangunan infrastruktur Tahun Anggaran 2026 ini mulai dikebut sejak pertengahan Juni lalu.
Baca juga: Beasiswa Maung Depok 2026 Resmi Dibuka! Cek Syarat Pendaftaran dan Kuotanya
Keselamatan Jadi Prioritas
Penggantian jembatan dilakukan bukan tanpa alasan. Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, menjelaskan bahwa kondisi fisik jembatan eksisting sudah tidak layak akibat kerusakan struktur pondasi.
“Jembatan ini memiliki lebar antara 5 hingga 10 meter dengan opritan masing-masing 2 meter dan panjang 10,10 meter,” ujar Yodi Joko Bintoro, Kamis (2/7/2026).
Yodi menambahkan, selain masalah pondasi yang rapuh akibat tergerus aliran air, dinding jembatan juga mengalami longsor. Kerusakan tersebut membuat akses vital penghubung dua wilayah ini terpaksa dihentikan sementara.
“Jembatan yang menghubungkan Kota Depok dan Kabupaten Bogor tersebut sudah tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Untuk itu, kami melakukan penggantian secara menyeluruh,” terangnya.
Target Selesai September
Proyek ini direncanakan rampung dalam waktu 90 hari kalender. Dengan pagu anggaran sebesar Rp710 juta, DPUPR menargetkan pembangunan jembatan ini sudah bisa kembali digunakan oleh masyarakat pada 9 September 2026 mendatang.
Sebagai konsekuensi dari pekerjaan konstruksi yang masif ini, akses jalan di sekitar lokasi jembatan ditutup total untuk sementara waktu. Pihak DPUPR pun mengimbau warga untuk mencari jalur alternatif agar aktivitas tidak terganggu.
“Pekerjaan masih terus berjalan dan sejauh ini progresnya sesuai target, baik dari sisi realisasi pekerjaan maupun waktu pelaksanaan,” tandas Yodi.
Pemerintah Kota Depok berharap masyarakat dapat bersabar selama proses pembangunan berlangsung demi kenyamanan dan keamanan jangka panjang akses transportasi di wilayah Cipayung.