Viral CCTV! Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ngaku Diintimidasi Oknum Polisi
Dian Anditya Mutiara July 03, 2026 10:34 AM

 

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI - Pedagang Pasar Induk Kramat Jati, bernama Sutrisno menjadi korban intimidasi dan nyaris dipukul oleh oknum Kapospol Ipda AB, Rabu (1/7/2026).

Aksi tersebut dipicu dari lapak dagangan milik Sutrisno yang melewati batas sejengkal dari ketentuan yang berlaku di sana.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, Sutrisno ketika itu sedang merekam aksi Ipda AB yang tengah marah-marah karena lapak dagangannya melebihi batas.

Ia ketika itu bukan tak ingin memundurkan lapaknya, tapi menunggu anak buahnya selesai menurunkan buah pepaya dari truk.

Baca juga: Parkir Liar, Puluhan Kendaraan Dicabut Pentilnya hingga Diderek di Jatinegara dan Kramat Jati Jaktim

Ipda AB yang memegang kayu langsung menghampiri Sutrisno dan melarang merekam aksinya marah-marah.

"Jadi saya kan itu dimaki-maki sama dia, saya masih tetap ngelayanin kan, ngelayanin orang belanja. Lagi ngelayanin orang belanja, terus orang belanja itu sudah bayar ke saya, saya kelurain (HP), nah di situ dia tambah ini kan, 'Kenapa kamu? Ngapain kamu video-video?' Lah, dia merebut itu Hp saya. Merebut handphone saya, 'Enggak boleh video!'," katanya kepada Wartawan, Jumat (2/7/2026).

Sutrisno berupaya mempertahankan Hp miliknya agar tidak dirampas oleh Ipda AB.

Ia menegaskan, selama ini pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur sudah muak dengan ulah Ipda AB dan tak ada yang berani melawan.

"Iya, sudah banyak, sudah banyak yang mengeluhkan ini. Cuman kan mungkin karena enggak berani atau gimana gitu kan, akhirnya ya diam saja," tegasnya.

Baca juga: Pelaku Curanmor Bawa Senjata Api Hantui Warga Kramat Jati Jakarta Timur, Korban Nyaris Ditembak

Pria berkaos hijau itu mengaku sudah dua kali mendapat perlakuan tak menyenangkan dari oknum polisi tersebut.

Kendati demikian, Ipda AB tidak sampai melakukan pengancaman kepada Sutrisni saat marah-marah.

Sejumlah pengunjung maupun pedagang lain, sempat menyaksikan hal itu dan kemudian dilerai.

"Ada ancaman cuma minta surat izin usaha saya dicabut, jadi surat izin usaha saya yang diancam," tegasnya.

Sementara itu, Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi membenarkan bahwa oknum perwira itu adalah Kapospol Pasar Induk Kramat Jati.

Pihaknya akan memanggil kedua belah pihak untuk dimintai keterangan terkait masalah yang terjadi pada HUT Bhayangkara ke-80.

"Tentu, anggota tersebut yang betugas di lokasi akan kami panggil dan pedagangnya juga, seperti apa permasalahan yang terjadi," tuturnya. (m26)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.