Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Sabtu 4 Juli 2026 Besok, 6 Daerah Hujan
muslimah July 03, 2026 11:56 AM

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Sabtu 4 Juli 2026 Besok, 6 Daerah Hujan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut prakiraan cuaca di Jawa Tengah (Jateng), Sabtu 4 Juli 2026 besok.

Dari seluruh wilayah Jateng yang terdiri atas 35 kabupaten kota, besok didominasi cuaca cerah berawan sepanjang hari.

Meski demikian masih ada enam wilayah yang diprediksi turun hujan.

Demikian antara lain info Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang.

Baca juga: Istri Bunuh Suami di Purwokerto Demi Sang Kekasih, Anak Korban Ternyata Sudah Curiga

Agar aktivitas tak terganggu, persiapkan diri kalian sebaik mungkin.

Berikut prediksi cuaca lengkap esok hari:

Hujan Ringan

  1. Banyumas
  2. Brebes
  3. Kota Tegal
  4. Pemalang
  5. Purbalingga
  6. Tegal

Cerah Berawan

  1. Banjarnegara
  2. Batang
  3. Blora
  4. Boyolali
  5. Cilacap
  6. Demak
  7. Grobogan
  8. Jepara
  9. Karanganyar
  10. Kebumen
  11. Kendal
  12. Klaten
  13. Kota Magelang
  14. Kota Pekalongan
  15. Kota Salatiga
  16. Kota Semarang
  17. Kota Surakarta
  18. Kudus
  19. Magelang
  20. Pati
  21. Pekalongan
  22. Purworejo
  23. Rembang
  24. Semarang
  25. Sragen
  26. Sukoharjo
  27. Temanggung
  28. Wonogiri
  29. Wonosobo

Suhu udara rata-rata antara 10 derajat celcius hingga 33 derajat celcius.

Kecepatan angin rata-rata antara 5 km per jam hingga 11 km per jam.

Puncak Kemarau di Jateng

BMKG memprediksi puncak kekeringan di Jateng terjadi Agustus-September 2026.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengklaim telah menyediakan sebesar 123 juta liter air bersih di 18 Kabupaten/kota yang berpotensi terancam bencana kekerinan. Namun, distribusi air bersih itu terancam terkendala kenaikan harga BBM nonsubsidi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, air bersih sebanyak 123 juta liter sudah siap didistribusikan. Pihaknya saat ini telah melakukan pemetaan termasuk alat distribusi.

"Kami masih melakukan kajian dan penghitungan terkait biaya distribusi mengingat adanya kenaikan harga BBM nonsubsidi," terangnya dalam rapat koordinasi pengendalian operasional kegiatan (POK) triwulan I-2026, di Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang,  dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026).

Ia menyebut, informasi dari BMKG pengaruh El Nino pada tahun 2026 akan berdampak kemarau lebih lama di Jateng.

Ancaman kemarau tahun ini juga diprediksi tidak jauh berbeda dengan puncak kemarau ekstrem tahun 2019 dan tahun 2023.

Untuk itu, pihaknya telah memetakan ketersediaan air di Jateng yang diperkirakan mencapai angka 123 juta liter air.

"Kemarau mulai terjadi di Jateng pada Juni mendatang," ungkapnya.

Klaten Paling Banyak Stok Air

Bergas merinci,  ketersediaan air bersih di Jateng paling banyak di Klaten yang mencapai angka 57,6 juta liter, Boyolali 13,4 juta liter, Kabupaten Semarang 12,9 juta liter, Blora 5,1 juta liter, Purworejo 5,06 juta liter, Wonosobo 5 juta liter, Purbalingga 4,4 juta liter, Wonogiri 3,7 juta liter,  Banjarnegara 3,6 juta liter, Grobogan 3,1 juta liter.

Sebaliknya, ketersediaan air yang dilaporkan terendah di Batang 331 ribu liter, Kota Salatiga  250 ribu liter, Demak 150 ribu liter, Kabupaten Pekalongan 80 ribu liter.

Adapula beberapa daerah yang tidak melaporkan ketersediaan airnya karena merasa tidak pernah terdampak.

"Ya semisal Kota Solo dan Kota Magelang," ungkapnya.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, persoalan kekeringan akan dilakukan penanganan secara bersama-sama di antaranya dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Kami akan koordinasikan lagi termasuk dengan beberapa pelibatan BUMD juga akan kami kondisikan agar dampak kemarau bisa dikurangi termasuk dampak ke swasembada pangan," terangnya.  (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.