Swiss dan Aljazair akan berjuang untuk mengamankan tempat di babak berikutnya Piala Dunia.
Babak 16 besar Piala Dunia semakin memanas dengan kedua tim berambisi melangkah lebih jauh dan berpeluang menghadapi Kolombia atau Ghana di fase selanjutnya.
Skuad asuhan Murat Yakin berhasil mencapai babak 32 besar setelah menjuarai Grup B dengan catatan tak terkalahkan dalam tiga pertandingan, termasuk kemenangan 2-1 atas tuan rumah bersama, Kanada.
Sementara itu, Aljazair, yang dijuluki The Desert Warriors, mengumpulkan empat poin dari penyisihan Grup J setelah menelan kekalahan pada laga pembuka melawan juara dunia bertahan, Argentina.
Kedua negara belum pernah bertemu dalam pertandingan kompetitif sebelumnya, namun sempat dua kali berhadapan dalam laga persahabatan pada tahun 1983 dan 1986, yang keduanya dimenangkan oleh Swiss.
Pertandingan babak 32 besar ini akan digelar di BC Place, Vancouver.
Meskipun dijagokan sebagai unggulan, catatan tim Swiss di fase gugur Piala Dunia tidak begitu menggembirakan setelah tujuh kali tersingkir berturut-turut. Mereka juga berharap mampu mengubah kebiasaan hanya mampu memenangkan tiga laga beruntun di turnamen ini. Salah satu pemain yang tengah berada dalam performa terbaik mereka adalah Johan Manzambi.
Di sisi lain, Aljazair belum pernah menang dalam sembilan pertandingan mereka melawan tim-tim Eropa di ajang Piala Dunia, dengan catatan tersebut bermula sejak tahun 1982 ketika mereka menghadapi Jerman Barat.
Pemenang dari laga di BC Place ini tidak perlu melakukan perjalanan jauh karena pertandingan babak selanjutnya juga akan berlangsung di Vancouver pada 7 Juli.
Laga ini dijadwalkan dimulai pukul 04.00 waktu Inggris dan akan disiarkan langsung oleh BBC One.
Efan Ekoku akan bertugas sebagai komentator pendamping.
Namun, pihak penyiar tidak menyediakan presenter studio atau pundit untuk pertandingan ini karena tayangan langsung dimulai sesaat sebelum kick-off.
Steven Wyeth akan memandu jalannya pertandingan sebagai komentator utama BBC, sementara mantan pemain internasional Nigeria, Efan Ekoku, akan menjadi komentator pendamping.
Ekoku sendiri pernah bermain selama dua tahun di Swiss bersama klub Grasshoppers, sebelum melanjutkan kariernya di Inggris, di mana ia dikenal karena masa baktinya bersama Norwich City dan Wimbledon.