TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Sejumlah artis yang kini terjun ke dunia politik membagikan bantuan beras kepada warga saat penyaluran bantuan pangan di Lapangan Ahmad Kirang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (3/7/2026).
Mereka adalah Verrell Bramasta, Pasha Ungu, dan Uya Kuya yang merupakan kader Partai Amanat Nasional (PAN).
Ketiganya mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam kegiatan penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.
Baca juga: Menko Pangan Zulhas Kunjungi Mamuju, Dialog dengan Petani di Kalukku Bahas Pupuk hingga Harga Gabah
Baca juga: Perwira TNI Aktif Jadi Tersangka Baru Korupsi Pengadaan Motor di BGN
Kehadiran para artis tersebut langsung menyita perhatian warga yang sejak pagi memadati lokasi kegiatan.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, warga, khususnya kaum ibu, tampak antusias menerima bantuan beras sekaligus berebut mengabadikan momen bersama para artis yang hadir.
Verrell Bramasta yang mengenakan kemeja biru navy beberapa kali terlihat melempar senyum dan menyapa warga sebelum menyerahkan bantuan beras.
Sementara itu, Pasha dan Uya Kuya tampil kompak mengenakan kemeja putih saat membagikan bantuan kepada masyarakat.
Selain tiga nama tersebut, politikus PAN lainnya, Eko Patrio dan Desy Ratnasari, juga ikut mendampingi Zulkifli Hasan dalam agenda tersebut.
Usai penyaluran bantuan pangan, rombongan dijadwalkan menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Sulawesi Barat yang dipimpin Ajbar, anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Barat.
Dalam kesempatan itu, Zulkifli Hasan membawa kabar baik bagi masyarakat yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pemerintah pusat memastikan kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram kepada masyarakat penerima manfaat selama tiga bulan berturut-turut.
"Ada bantuan beras 10 kilogram untuk masyarakat desil 1 dan desil 2 selama tiga bulan. Total bantuan yang disalurkan hampir satu juta ton. Selain itu, akan ditambah bantuan minyak goreng dari Bupati Mamuju," kata Zulkifli Hasan kepada wartawan.
Menurut Zulhas, bantuan tersebut akan menyasar sekitar 33,5 juta masyarakat yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 di seluruh Indonesia.
Ia menjelaskan, program itu merupakan langkah pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.
Selain bantuan beras, pemerintah daerah juga didorong memberikan bantuan tambahan sesuai kondisi harga pangan di wilayah masing-masing.
Menurutnya, komoditas yang mengalami penurunan harga dapat dibeli pemerintah daerah untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat.
"Tujuannya untuk membantu masyarakat ketika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, sehingga beban pengeluaran mereka bisa berkurang," ujarnya.
Ia berharap program bantuan pangan tersebut mampu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat tetap terpenuhi selama masa penyaluran berlangsung.
Program itu merupakan bagian dari bantuan pangan pemerintah yang kembali disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat di berbagai daerah di Indonesia. (*)