Dongkrak Ekonomi Pesisir, Tanjung Karang Siapkan 'One Stop Shopping' Ikan Bakar hingga Mini Zoo
Laelatunniam July 03, 2026 03:05 PM

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kelurahan Tanjung Karang dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Loang Baloq terus melahirkan terobosan baru guna memantapkan posisi kawasan pesisir Mataram sebagai destinasi unggulan.

Menatap masa depan pariwisata daerah, pihak pengelola kini tengah menggodok konsep One Stop Shopping Center kuliner hingga pengembangan wahana edukasi ramah anak.

Lurah Tanjung Karang Ahmad Gunawan mengungkapkan bahwa fokus inovasi dari pihak birokrasi adalah membangun ketahanan ekonomi masyarakat lokal dengan mempermudah masuknya investasi.

Salah satu bukti nyatanya adalah kehadiran lapangan mini soccer dengan pemandangan (view) yang langsung menghadap ke laut lepas.

"Bisa disaksikan, mungkin ini satu-satunya di Pulau Lombok, mini soccer yang view-nya langsung laut. Kehadiran fasilitas ini tentu berdampak langsung kepada warga sekitar yang bisa memanfaatkan area sekitar lokasi untuk berjualan ikan bakar," jelas Ahmad dalam Podcast Tribun Lombok belum lama ini.

Tak berhenti di sana, pihak kelurahan saat ini tengah mematangkan proyek Kampung Kuliner Ikan Bakar di Lingkungan Sembalun. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 84 are tersebut saat ini sudah memasuki tahap pemadatan lahan.

Kawasan ini diproyeksikan mampu menampung sekitar 20 pedagang lokal dengan konsep yang jauh lebih rapi, kekinian, dan estetik.

"Kami khususkan untuk kuliner ikan bakar dan olahan seafood. Penataannya dibuat menarik, kekinian, dan langsung menghadap ke pantai agar pengunjung bisa menikmati sunset tanpa ada penghalang apa pun," tambah Pak Lurah.

Di sisi lain, Pokdarwis Loang Baloq di bawah komando Thamrin Ringgir memiliki ambisi besar agar objek wisata seluas hampir 6 hektare ini tampil beda dari destinasi lain di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Berangkat dari modal awal berupa sekretariat penangkaran satwa, Pokdarwis sukses merealisasikan wahana mini zoo (kebun binatang mini) sebagai daya tarik edukasi anak-anak.

Pengembangan wahana ini sebelumnya sempat mendapat kucuran dana segar dari pemerintah pusat sebesar Rp210 juta, yang juga dialokasikan untuk pengadaan perahu kano, alat pendukung wisata, hingga fasilitas camping ground. Kendati demikian, beberapa rencana seperti wahana flying fox terpaksa dibatalkan karena rumitnya teknis perawatan.

"Harapan kami ke depan dari pemerintah, ini bukan hanya mini zoo lagi, tapi bisa berkembang menjadi kebun binatang skala penuh karena lahan di sebelah utara masih sangat luas," papar Pak Thamrin.

Selain satwa, Pokdarwis juga tengah membangun kolaborasi strategis dengan komunitas olahraga dirgantara untuk menghadirkan atraksi paramotor atau paralayang di sepanjang bibir pantai guna mendongkrak minat kunjungan.

Sementara itu, untuk permainan air seperti kano dan sepeda bebek di kolam taman, pengelola memilih untuk menonaktifkannya sementara waktu demi menjaga keselamatan anak-anak dari ancaman fenomena banjir rob.

Menyikapi tren efisiensi anggaran yang tengah terjadi di seluruh Indonesia dan berdampak pada kelurahan, pihak pengelola menegaskan cita-cita pengembangan Loang Baloq tidak akan mandek. Langkah taktis yang diambil adalah dengan memperkuat sinergi bersama pihak swasta dan pihak ketiga melalui sistem kolaborasi.

Eksistensi Loang Baloq sebagai magnet pariwisata regional pun kian kokoh berkat agenda tahunan Pemerintah Kota Mataram. Festival Lebaran Topat di Kota Mataram kini secara reguler dipusatkan di dua titik utama, yakni di Makam Bintaro Ampenan dan THR Loang Baloq.

Event budaya skala besar ini terbukti menjadi puncak perputaran ekonomi bagi warga sekitar yang memanfaatkan momen untuk berdagang.

Daya tarik tradisi ini bahkan mampu memikat wisatawan dari berbagai latar belakang, termasuk kunjungan rombongan akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sengaja datang untuk menikmati rentetan pertunjukan seni budaya yang disajikan.

Baca juga: Paket Komplet THR Loang Baloq: Padukan Wisata Religi Multikultural, Pantai dan Kuliner

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.