Bukan Cuma Defkal, Ahli Spill Pola Makan yang Bisa Bikin Panjang Umur
GH News July 03, 2026 02:08 PM
Jakarta -

Selama ini, banyak orang terjebak menghitung kalori demi menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan. Tetapi, ahli umur panjang justru menyebut strategi itu kurang efektif untuk investasi kesehatan jangka panjang.

Menurut peneliti umur panjang, Valter Longo, PhD, dan Sebastian Brandhorst, PhD, dari USC Leonard Davis School of Gerontology, kunci utama hidup sehat sampai tua bukanlah diet ekstrem, melainkan membangun kebiasaan makan yang berkelanjutan (sustainable diet).

"Tantangannya bukan mengetahui apa yang harus dimakan, melainkan menciptakan kebiasaan yang bisa dipertahankan bertahun-tahun, bukan cuma hitungan minggu," tulis mereka dikutip dari .

Diet Panjang Umur yang Direkomendasikan Ahli

Berdasarkan penelitian nutrisi, pola makan yang terbukti ilmiah meningkatkan usia harapan hidup adalah diet berbasis nabati yang kaya nutrisi. Berikut adalah pilar makanannya:

  1. Fokus Makanan Utuh: Isi piring didominasi sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan lemak nabati sehat.
  2. Asupan Sedang: Konsumsi buah-buahan dan ikan dalam porsi moderat.
  3. Batasi Ketat: Hindari daging merah, daging olahan (sosis, nugget), gula tambahan, dan makanan ultra-processed.
  4. Sumber Protein: Cukupi kebutuhan protein harian secukupnya, tetapi utamakan bersumber dari nabati, bukan hewani.

Para peneliti menegaskan, diet ketat yang populer di media sosial sering kali gagal karena berat badan akan kembali naik begitu dietnya disetop.

Mengapa Puasa Moderat Lebih Unggul?

Daripada menyiksa diri dengan menahan lapar ekstrem, para ahli menyarankan metode pembatasan waktu makan yang moderat.

Membatasi waktu makan dalam jendela 11 hingga 12 jam per hari dinilai jauh lebih realistis dan mudah dipertahankan dalam jangka panjang. Metode ini terbukti klinis membantu memperbaiki kesehatan metabolisme dan menekan penanda penuaan biologis di dalam tubuh.

Perubahan kebijakan kesehatan mungkin butuh waktu, tetapi bisa memulainya sendiri dari rumah dengan langkah praktis berikut:

  • Perbanyak Sayur dan Biji-bijian: Jadikan sayuran dan kacang-kacangan sebagai menu utama di piring Anda.
  • Ganti Jenis Lemak:Tukar lemak jenuh dengan lemak tak jenuh yang lebih sehat (seperti minyak zaitun).
  • Stop Gula Berlebih: Kurangi camilan manis dan makanan kemasan yang tinggi gula tambahan.
  • Kurangi Daging Merah: Jangan jadikan daging merah atau daging olahan sebagai menu wajib harian.
  • Pilih yang Realistis: Carilah pola makan sehat yang nyaman dan bisa Anda lakukan seumur hidup, bukan sekadar mengejar penurunan berat badan kilat.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.