TRIBUNPRIANGAN.COM - Tahap trakhir dari seluruh rangkaian SPMB di wilayah Jabar per 2026, tengah berlangsung.
Dimulai Selasa, (30/6/2026) kemarin, dibuka setelah proses tahap awal pada sekolah negeri dan penyanggah lainnya selesai dibuka.
Dimana dalam seleksi nasional ini, tak hanya tahap pendaftaran, tapi juga berdampingan dengsn tahap sanggah.
Tahap ini dibuka sejak 30 Juni dan akan ditutup pada 6 Juli 2026 mendatang bersamaan dengan pendaftaran.
Seperti yang diketahui, Masa sanggah merupakan waktu khusus yang diberikan untuk menanggapi hasil verifikasi dokumen.
Masa sanggah juga memberikan kesempatan kepada calon peserta didik untuk memperbaiki atau melengkapi dokumen yang sebelumnya ditolak atau dianggap belum memenuhi syarat oleh sistem verifikasi.
Jika dokumen yang diunggah saat pendaftaran dinyatakan tidak lengkap, tidak sah, atau perlu direvisi, maka siswa memiliki waktu hingga batas akhir untuk mengunggah ulang dokumen yang sesuai.
Baca juga: Jadwal Pendaftaran SPMB Gratis Swasta Priangan, Ini Daftar 13 Sekolahnya
Lantas bagaimana cara ajukan masa sanggah?
Tahap ini sangat dominan dan penting bagi para peserta.
Untuk itu, memanfaatkan masa sanggah secara maksimal, calon peserta didik dapat meningkatkan peluangnya untuk lolos seleksi dan melanjutkan ke tahap berikutnya dalam proses SPMB Jabar 2026, dengan cara berikut ini:
Baca juga: Update SPMB 2026: Pendaftar di 4 SD Ciamis Tidak Lagi Tunggal
Adapun, seperti yang diketahui program yang berjalan dalam jangka waktu Tahun Ajaran 2026/2027 ini, merupakan tawaran serta solusi bagi peserta didik yang akan masuk sekolah yang sebelumnya sempat menyita perhatian masyarakt dengan adanya sistem PCMB (Pemetaan Calon Murid Baru).
Tahap seleksi yang tergabung dalam gelombang sekolah tujuan Swasta kuota Gratis se Jawa Barat (Jabar) ini, ditawarkan Pemprov Jabar untuk disalurkan ke 700 Sekolah yang akan tersebar di 40 SMA dan 19 SMK.
Tak hanya itu, penanggungan seluruh biaya atau pembebasan biaya, sekaligus menyiapkan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa dari keluarga miskin ekstrem dan kelompok desil 1, 2, dan 3 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pun jadi salah satu keringanannya.
Sekedar info, Garut menyumbang 928 Kuota untuk 1 SMA dan 2 SMK, sedangkan Tasikmalaya menyumbang 432 untuk 2 SMA dan 2 SMK.
Sementara itu, dari Ciamis sendiri diketahui menyumbang 2 SMA, yakni SMAS Plus Informatika dengan kuota sebanyak 252 murid dan SMAS Plus Darussalam sebanyak 90 murid).
Hal ini menjadikan Garut jadi wilayah penerima siswa dalam program swasta gratis terbanyak dari Priangan.
Baca juga: Pendaftaran SPMB Gratis Swasta Resmi Dibuka! Ini Jalur Khusus Serta Cara Daftar 5 SMK di Priangan
Secara umum cara pendaftaran seleksi nasional untuk memperluas akses pendidikan sekaligus memastikan tidak ada anak yang putus sekolah akibat keterbatasan daya tampung tersebut, masih sama dengan tahap-tahap sebelumnya.
Berikut lengkapnya:
- Masuk ke portal resmi Dinas Pendidikan Jabar di http://spmb.jabarprov.go.id/ menggunakan akun yang didapatkan dari sekolah asal (Ambil usernamed dan Password dari SMP/MTs asal)
- Jika berhasil login, segera ubah Password default dengan sandi pribadi sesuai keinginan, dan simpan perubahan
- Isi Formulir dengan cara memilih menu pendaftaran dan lengkapi seluruh biodata calon siswa/siswi dengan data yang valid atau sebenar-benarnya sesuai data diri resmi.
- Pilih Sekolah Swasta tujuan yang akan dituju.
- Jika sudah berkas siap diunggah, namun pastikan hasil pindai telah jelas dan mudah untuk dibaca.
Cara ini dilakukan jikalau sekolah Swasta yang dituju tidak memenuhi atau teringrasi dengan sistem daerah atau peserta memilih jalur pendaftaran secara menual saja.
- Mengunjungi sekolah yang dituju, dengan membawa serta berabgai data dan berkas penting yang dibutuhkan untuk pendaftaran, seperti (KK, Akta kelahiran, hingga Rapor).
- Mengisi formuli pendaftaran secara fisik yang telah disediakan panitia di lokasi sekolah swasta yang dituju.
Baca juga: SPMB SMA/SMK Swasta Dibuka 30 Juni 2026, Begini Cara Daftar Lengkap Kuota Khusus Sekolah di Priangan
Jalur Swasta sendiri menjadi opsi terakhir dari seleksi nasional ini.
Dimana secara tidak langsung, menjadi tahap lanjutan atau bisa jadi akhir setelah penerimaan di sekolah Negeri dan Penyanggah.
Pasalnya, masih ada sekolah negeri yang belum cukup peminat sehingga masih bisa menjadi pilihan para calon murid pada pendaftaran tahap pertama.
Hal ini sinkron dengan adanya tahap dua dari jadwal yang beredar, sebagai tahap akhir dari seleksi.
Untuk lebih lengkap catat berikut jadwalnya:
(*)