Laporan Wartawan TribunJatim.com, Imam Nawawi
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, LUMAJANG - Dua truk terlibat kecelakaan adu banteng di Jalan Raya Desa Candipuro, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (3/7/2026).
Peristiwa yang terjadi di sebelah timur SMA Candipuro itu terekam kamera CCTV berdurasi 36 detik.
Dalam rekaman terlihat sopir truk Mitsubishi bernomor polisi AA-9498-BP terpental keluar dari kabin hingga terjatuh ke selokan setelah bertabrakan dengan truk Mitsubishi bernomor polisi N-8081-UI.
Korban bernama Edy Wahono, sipir truk asal Ponorogo tersebut mengalami luka dibagian kepala usai ngungsep di selokan saat terjadi kecelakaan dua kendaraan berat terdebut.
"Sopir truk tersebut kini masih menjalani perawatan medis di RSUD dr Haryoto Lumajang," kata Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendi Cucu melalui keterangan tertulis.
Sementara itu, pengemudi truk lainnya, Muhammad Rohim Maulana, warga Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
Baca juga: Tabrakan Adu Banteng Ertiga dan Innova di Wringin Bondowoso, Korban Dilarikan ke Puskesmas
Kecelakaan bermula saat truk yang dikemudikan Edy Wahono melaju dari arah Kabupaten Malang menuju Kota Lumajang.
Saat melintasi lokasi kejadian yang merupakan ruas jalan menikung, kendaraan tersebut diduga tiba-tiba oleng ke kanan hingga memasuki jalur berlawanan.
Pada saat bersamaan, dari arah timur melaju truk Mitsubishi yang dikemudikan Muhammad Rohim Maulana sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
"Berjalan dari arah barat ke timur oleng ke kanan , kemudian secara bersamaan Truck Mitsubishi bernopol N-8081-UI yang berjalan berjalan dari arah berlawanan, sehingga terjadi benturan kedua truk itu kecelakaan lalu lintas," ulas Dendi.
Hasil oleh TKP, Dendi menyimpulkan kecelakaan tersebut disebabkan kurang waspada pengendara Truck Mitsubishi No.Pol AA-9498-BP saat melintas di jalan agak menikung, sehingga mengakibat terjadinya lakalantas.
"Kedua pengendara truk tersebut juga tidak membawa SIM. Kerugian material ditaksirkan kisaran Rp 1 juta," imbuhnya.
Baca juga: Siswa SMP di Lumajang Dirundung hingga Meninggal Dunia, Pelaku Ternyata Punya Sifat Tempramen