PROHABA.CO, LHOKSEUMAWE – Sebuah dump truck mengalami kecelakaan tunggal hingga terperosok ke dalam parit di Jalan Nasional Medan–Banda Aceh, tepatnya di Gampong Batuphat Barat, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Kamis (2/7/2026) siang.
Peristiwa tersebut diduga dipicu ban kendaraan yang pecah atau meletus saat sedang melaju.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Namun, kendaraan mengalami kerusakan dengan nilai kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp3 juta.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, SIK, MSM, MH melalui Kapolsek Muara Satu, Iptu Abdul Karim, mengatakan dump truck bernomor polisi BL 8591 KS itu dikemudikan oleh Saiful Munar (31), warga Desa Reuleut Timur, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.
Menurut Kapolsek, kendaraan melaju dari arah timur menuju barat sebelum mengalami kecelakaan.
Baca juga: Mobil Rombongan Jemaah Haji Subulussalam Alami Kecelakaan Tunggal, Semua Selamat
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari ban dump truck yang pecah.
"Setelah ban diduga pecah, kendaraan kehilangan kendali, oleng ke sisi kiri jalan, kemudian terperosok ke dalam parit," ujar Abdul Karim.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel piket Polsek Muara Satu langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
Polisi mengamankan lokasi, mengumpulkan keterangan dari saksi, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di ruas jalan nasional yang menghubungkan Medan dan Banda Aceh tersebut.
Respons cepat petugas membuat arus kendaraan tetap dapat berjalan lancar meski proses evakuasi kendaraan sempat dilakukan di lokasi.
Baca juga: Kapolda Kalteng Prioritaskan Cari 2 Polisi Hilang usai Bentrok di Katingan saat Gerebek Bandar Sabu
Situasi di sekitar tempat kejadian juga dipastikan tetap aman dan kondusif.
Kapolsek menambahkan, kecelakaan tersebut murni merupakan kecelakaan tunggal dan tidak melibatkan kendaraan lain.
Sementara penyelesaian terkait kendaraan dilakukan secara kekeluargaan oleh pihak yang bersangkutan.
Pihak kepolisian mengingatkan para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar selalu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan.
Pemeriksaan ban, sistem pengereman, hingga kelengkapan kendaraan dinilai sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
"Kami mengimbau para pengemudi untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, terutama memeriksa kondisi ban sebelum berangkat.
Langkah sederhana ini dapat membantu mencegah kecelakaan dan meningkatkan keselamatan selama berkendara," tutup Abdul Karim.
(Serambinews.com/Saiful Bahri)
Baca juga: Truk Sawit Kecelakaan Tunggal di Gunung Mak Tua, Tabrak Pagar Sekolah dan 19 Sepmor Siswa Rusak
Baca juga: Truk TNI Alami Kecelakaan Tunggal di Bireuen, Satu Perwira Gugur
Baca juga: Dua Mahasiswa Tersangka Dugaan Khalwat Resmi Dilimpahkan ke Kejari Banda Aceh