TRIBUNNEWS.COM - Cristiano Ronaldo memberikan penghormatan emosional kepada mendiang Diogo Jota setelah membawa Portugal mengalahkan Kroasia 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (3/7/2026) pagi WIB.
Kemenangan dramatis tersebut memastikan langkah Portugal ke babak 16 besar, di mana Selecao das Quinas akan ditantang Spanyol.
Dalam laga tersebut, Ronaldo turut menyumbangkan satu gol lewat eksekusi penalti pada menit ke-68.
Aksi tersebut semakin mempertegas status Ronaldo yang dinilai masih belum tergantikan di skuad Portugal.
Selain soal kontribusi golnya, Ronaldo juga masih memiliki peran vital menjadi pemimpin di tengah lapangan.
"Era keemasan Portugal saat ini memang butuh pemimpin vokal di tengah lapangan seperti Ronaldo," kata Gigih W, dalam Podcast Super Taktik Tribunnews Solo di Karanganyar, Jawa Tengah, bertajuk: Prediksi Grup G-L Piala Dunia 2026, Grupnya Para Calon Juara.
Namun, seusai pertandingan, perhatian publik tertuju pada aksi Ronaldo yang mengenakan jersey bernomor 21 milik Diogo Jota sambil menunjuk ke langit dengan mata berkaca-kaca.
Momen tersebut menjadi bentuk penghormatan khusus kepada mantan rekan setimnya yang meninggal dunia tepat satu tahun lalu bersama sang adik, Andre Silva, dalam kecelakaan mobil di Spanyol.
Ronaldo mengungkapkan bahwa seluruh skuad Portugal sudah membicarakan sosok Diogo Jota sebelum pertandingan dimulai.
Menurutnya, kemenangan atas Kroasia menjadi cara terbaik untuk mengenang jasa Jota bagi tim nasional.
"Kami sudah tahu sebelum pertandingan, itu adalah momen yang sangat istimewa. Hari ini, kami berbicara tentang kebetulan dalam hidup, sungguh luar biasa," ujar Ronaldo kepada Fox, yang dikutip dari ESPN.
Kapten Portugal itu mengaku kemenangan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar tiket ke babak 16 besar.
"Saya takjub karena situasi hari ini sangat berarti bagi kami, bukan hanya karena kami memenangkan pertandingan tetapi juga karena cara kami menang."
Ronaldo juga menegaskan bahwa dirinya yakin Jota selalu menyertai perjuangan Portugal.
"Kami tahu dia hadir bersama kami dan sudah sewajarnya kami menang hari ini untuk menghormatinya dengan cara terbaik," kata Ronaldo.
Baca juga: Bagan 16 Besar Piala Dunia 2026: Big Match Portugal vs Spanyol, Ujian Inggris Hadapi Tuan Rumah
Penyerang Portugal, Goncalo Ramos, mengaku kemenangan tersebut terasa sangat emosional karena seluruh tim masih mengenang sosok Diogo Jota.
"Setiap hari terasa istimewa karena kami membicarakan dia setiap hari. Dia memberi kami kekuatan dan sangat istimewa bisa menang hari ini serta mencapai salah satu fase terpenting dalam kompetisi ini," ujar Ramos.
Hal senada disampaikan Rafael Leao.
Menurutnya, semangat Jota tetap menjadi motivasi bagi Portugal sepanjang pertandingan.
"Mengenai emosi, kami selalu percaya sejak awal. Dan ada faktor tambahan yang sangat penting, Diogo Jota selalu bersama kami dan juga membantu kami," kata Leao.
Kemenangan atas Kroasia memastikan Portugal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Tantangan berat sudah menanti Ronaldo dan kawan-kawan, yakni menghadapi Spanyol dalam duel sesama raksasa Eropa yang dijadwalkan berlangsung pada awal pekan depan.
Adapun duel Portugal vs Spanyol bakal digelar di Stadion Dallas, Arlington, pada Selasa (7/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Dalam pertandingan melawan Spanyol tersebut, Portugal sempat tertinggal lebih dulu setelah Ivan Perisic membawa Kroasia unggul.
Ronaldo kemudian menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti pada menit ke-68.
Gol tersebut menjadi gol pertama Ronaldo di fase gugur Piala Dunia sepanjang kariernya.
Tak hanya itu, pada usia 41 tahun 147 hari, Ronaldo juga mencatatkan rekor sebagai pemain tertua yang mencetak gol di babak gugur Piala Dunia putra.
Portugal akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Goncalo Ramos pada masa injury time.
Meski Kroasia sempat menyamakan kedudukan di detik-detik terakhir melalui aksi Josko Gvardiol, namaun gol tersebut dianulir VAR karena offside.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)