Hyundai Pertahankan Lini Mesin Diesel di Tengah Akselerasi EV dan Hybrid
Seno Tri Sulistiyono July 03, 2026 08:24 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) bersiap meramaikan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan memperkenalkan empat model baru yang mengusung teknologi hybrid dan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV).

Meski fokus perusahaan mulai bergeser ke elektrifikasi, Hyundai memastikan lini kendaraan bermesin pembakaran internal, termasuk diesel, masih tetap dipertahankan di pasar Indonesia.

Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto mengatakan, Hyundai tidak memiliki rencana meninggalkan kendaraan bermesin diesel. 

Baca juga: Hyundai Optimis Pasar Otomotif Indonesia Masih Menjanjikan, Siapkan Mobil Listrik 7-Seater

"Terkait mesin Diesel, kami tidak meninggalkannya. Mesin bensin dan diesel (pembakaran internal) tetap dijaga oleh Hyundai. Namun secara porsi, ke depannya model Hybrid dan EV akan mengambil porsi yang lebih besar dibandingkan bensin atau diesel," tutur Frans kepada Wartawan ditemui di Hyundai N Experience, SCBD, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2026).

Meski diesel masih akan tetap diandalkan pabrikan asal Korea Selatan tersebut, untuk ajang GIIAS 2026 pada akhir Juli mendatang, Hyundai akan membawa lini elektrifikasi seperti hybrid dan EV.

Salah satu model yang dipastikan hadir ialah mobil listrik Ioniq 3 dan satu kejutan MPV EV 7-penumpang yang secara khusus dipamerkan.

"Kami juga akan segera memperkenalkan produk baru EV 7-seater yang diproduksi di Indonesia. Tunggu saja tanggal mainnya di GIIAS nanti," ucap Frans.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan strategi Hyundai yang tetap menjaga seluruh lini teknologi kendaraan sambil mempercepat transisi menuju elektrifikasi.

Menanggapi rencana pemerintah mendorong penggunaan bahan bakar biodiesel B50, Frans mengaku Hyundai belum dapat memastikan kompatibilitas mesin dieselnya dengan campuran biodiesel tersebut.

"Jadi B50 kita belum melakukan tes untuk kendaraannya dieselnya Hyundai, tapi so far yang kita bisa sampaikan bahwa kita punya Staria, kita punya Palisade dengan diesel kita masih tetap berjualan dan belum ada keluhan dari customer," jelasnya.

Saat ditanya apakah Hyundai akan melakukan pengujian terhadap penggunaan B50 pada kendaraan dieselnya, Fransiscus mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan prinsipal.

"Nanti saya tanyakan ke pabrikan. Jadi saya belum bisa jawab B50 karena belum ada keterangan teknis dari engineering-nya kita," ujar Frans.

Hyundai saat ini masih memasarkan sejumlah model bermesin diesel di Indonesia, diantaranya Staria dan Palisade. 
 
 

 
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.