Harga Emas di Kayuagung Tembus Rp 13,6 Juta per Suku, Warga Jual Perhiasan untuk Biaya Sekolah Anak
Welly Hadinata July 03, 2026 08:27 PM

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Harga emas perhiasan di Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, kembali melonjak hingga menyentuh Rp 13.600.000 per suku (6,7 gram), Jumat (3/7/2026).

Namun, kenaikan harga tersebut justru diiringi meningkatnya warga yang menjual perhiasan dibandingkan membeli.

Fenomena ini terjadi bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru, ketika banyak keluarga membutuhkan dana tambahan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

Pegawai Toko Emas Purnama Kayuagung, Hasan, mengatakan harga emas mengalami fluktuasi cukup tinggi selama Juni 2026 sebelum kembali naik pada awal Juli.

"Selama bulan Juni 2026 harga naik turun dan sempat berada di bawah Rp 13.200.000 per suku. Memasuki awal Juli harga kembali melonjak dan hari ini menjadi Rp 13.600.000 per suku," ujar Hasan saat ditemui, Jumat sore.

Menurut Hasan, warga yang ingin menjual kembali (buyback) emas tetap dikenakan selisih harga. Saat ini toko membeli emas perhiasan sekitar Rp 13.000.000 per suku, dengan penyesuaian berdasarkan kondisi fisik perhiasan.

"Kami menerima buyback di kisaran Rp 13.000.000 per suku. Namun harga beli bisa berbeda tergantung kondisi perhiasannya," jelasnya.

Ia menambahkan, potongan harga buyback berkisar Rp 500.000 hingga Rp 700.000 per suku atau sekitar lima persen dari harga jual.

Sementara itu, untuk Logam Mulia, harga jual berada di angka Rp 2.750.000 per gram, sedangkan harga pembelian kembali oleh toko sebesar Rp 2.450.000 per gram.

Meski harga emas sedang tinggi, daya beli masyarakat justru mengalami penurunan.

Hasan mengatakan aktivitas di tokonya kini lebih didominasi warga yang menjual perhiasan, terutama ibu rumah tangga, dibandingkan pembeli.

"Pasarnya agak macet sekarang. Justru lebih banyak yang menjual daripada membeli. Rata-rata karena banyak orang tua membutuhkan uang cepat untuk biaya anak masuk sekolah," katanya.

Ia menilai kebutuhan pendidikan pada awal tahun ajaran menjadi faktor utama meningkatnya transaksi penjualan emas di tengah tingginya harga logam mulia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.