Pemkot Tasik Hadiri Rakernas Apeksi XVIII, Perkuat Kolaborasi Dan Serap Praktik Pembangunan Daerah
Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Pemerintah Kota Tasikmalaya menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang diselenggarakan di Kota Medan. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 28 Juni hingga 4 Juli 2026.
Kehadiran Pemerintah Kota Tasikmalaya menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat sinergi antar pemerintah daerah sekaligus menyerap berbagai inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan kota.
Rakernas APEKSI XVIII diikuti oleh 93 dari 98 pemerintah kota di Indonesia dan menjadi forum strategis bagi para wali kota untuk berdiskusi mengenai berbagai isu pembangunan perkotaan.
Dalam rapat pleno yang berlangsung pada Kamis (2/7), para kepala daerah saling bertukar pengalaman dan gagasan terkait inovasi pelayanan publik, digitalisasi pemerintahan, optimalisasi pendapatan daerah, pemanfaatan aset, hingga skema pembiayaan pembangunan di luar APBD melalui Kerja Sama Pemerintah Dengan Badan Usaha (KPBU).
"Bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya, forum ini menjadi kesempatan penting untuk memperoleh referensi kebijakan dan inovasi yang dapat diadaptasi sesuai dengan karakteristik daerah," kata Wali Kota Tasikmalaya Kota Viman Alfarizi Ramadhan kepada TribunPriangan.com, Jumat (3/7/2026).
Baca juga: Pemkot Tasikmalaya Terjunkan Seluruh OPD Gelar Opsih di Sepanjang Jalan Mangin
Baca juga: Pemkot Tasikmalaya Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut, Viman: Prestasi Ini Amanah untuk Rakyat
Selain memperkuat jejaring antar pemerintah kota, Rakernas juga menjadi wadah untuk membangun kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan perkotaan.
Bahkan bisa memberikan penguatan ekonomi daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga percepatan transformasi digital.
"Beberapa poin yang menjadi perhatian bersama di antaranya peninjauan kembali kebijakan transfer ke daerah agar selaras dengan kapasitas fiskal masing-masing daerah," ucapnya.
Hal ini untuk melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur, dukungan terhadap pelaksanaan program nasional tanpa membebani pemerintah daerah, serta penguatan kewenangan dan otonomi daerah guna meningkatkan kemandirian pemerintah kota.
"Melalui keikutsertaan dalam Rakernas APEKSI XVIII, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap berbagai hasil pembahasan dan rekomendasi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat bagi percepatan pembangunan daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah," kata Viman.(*)