TRIBUNJATIM.COM - Berikut ini ramalan cuaca di Jawa Timur menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
BMKG memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Timur didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan.
Namun, sejumlah daerah masih berpotensi mengalami kabut, kabut asap, dan udara kabur, terutama pada pagi hingga dini hari.
Wilayah yang diprakirakan cerah sepanjang hari meliputi Bangkalan, Blitar, Ponorogo, Pamekasan, Sampang, serta sebagian besar wilayah Madura.
Sementara itu, Kota Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan, Bojonegoro, Ngawi, Madiun, dan Nganjuk umumnya mengalami kondisi cerah hingga cerah berawan.
Baca juga: Penjelasan BMKG soal Surabaya Bediding hingga Agustus, Suhu Malam Hari Capai 18 Derajat Celsius
Di kawasan timur Jawa Timur, seperti Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Jember, masyarakat perlu mewaspadai munculnya kabut atau kabut asap pada pagi hari yang kemudian berangsur menjadi cerah.
Kondisi udara kabur juga diprakirakan terjadi di beberapa wilayah, antara lain Jember, Lumajang, Pasuruan, Probolinggo, Kediri, Jombang, Tulungagung, Trenggalek, serta wilayah Malang Raya.
Untuk wilayah pegunungan seperti Kota Batu dan Kabupaten Malang, kabut diprakirakan muncul pada pagi maupun malam hari dengan suhu udara yang relatif sejuk dibandingkan daerah lainnya.
Suhu udara di Jawa Timur diperkirakan berkisar antara 14 hingga 32 derajat Celsius.
Suhu terendah berpotensi terjadi di Kota Batu sekitar 14 derajat Celsius, sedangkan suhu tertinggi mencapai 32 derajat Celsius di wilayah Nganjuk dan Kota Pasuruan.
Kelembapan udara berada pada kisaran 46 hingga 99 persen, dengan tingkat kelembapan tertinggi diprakirakan terjadi di Pacitan dan Tulungagung.
Sementara itu, angin umumnya bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 4,3 hingga 22,2 kilometer per jam, di mana kecepatan angin tertinggi diprakirakan terjadi di wilayah Gresik.
Baca juga: Ramalan Cuaca Jatim Jumat 3 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Diprakirakan Cerah Sepanjang Hari
BMKG mengimbau masyarakat, terutama pengguna jalan pada pagi hari, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kabut dan udara kabur yang dapat mengurangi jarak pandang di sejumlah wilayah.
Sementara itu, masyarakat juga diimbau tetap menjaga kondisi tubuh dan memenuhi kebutuhan cairan mengingat cuaca cerah berpotensi meningkatkan suhu udara pada siang hari.
Secara umum, tidak terdapat potensi hujan signifikan di wilayah Jawa Timur berdasarkan prakiraan cuaca tersebut, sehingga aktivitas masyarakat diperkirakan dapat berlangsung dengan relatif lancar.