Tribunlampung.co,id, Bandar Lampung - Moda angkutan kereta api melalui Stasiun Tanjung Karang tercatat mengalami pertumbuhan positif dan menjadi pilihan utama masyarakat Lampung sepanjang Mei 2026.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, kereta api masih menjadi idola masyarakat pada Mei 2026 dengan penumpang mencapai 92.457 orang.
Angka ini menunjukkan pertumbuhan bulanan sebesar 7,77 persen dibandingkan April 2026.
"Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Mei 2025, lonjakan penumpang tercatat melonjak hingga 24,69 persen," ujar Statistisi Ahli Muda BPS Provinsi Lampung, Muhammad Sabiel Adi Prakasa, Jumat (3/6/2026).
Kondisi berbeda terjadi pada angkutan udara dan laut yang mengalami kontraksi.
Jumlah keberangkatan penumpang angkutan udara melalui Bandara Radin Inten II tercatat sebanyak 46.613 orang, turun 10,13 persen secara bulanan.
Sementara itu, aktivitas penumpang angkutan laut melalui Pelabuhan Bakauheni mencapai 47.174 orang, terkoreksi 8,31 persen secara bulanan, meski secara tahunan masih naik 8,49 persen.
Sabiel menjelaskan, dinamika ini merupakan bentuk normalisasi mobilitas masyarakat setelah melalui periode perjalanan yang padat pada bulan sebelumnya.
"Secara keseluruhan, dinamika jumlah penumpang pada seluruh moda transportasi di Provinsi Lampung pada Mei 2026 mencerminkan normalisasi mobilitas masyarakat pasca-aktivitas perjalanan yang padat pada bulan sebelumnya," Kata dia.
Meskipun volume angkutan udara terkoreksi cukup dalam, BPS mencarat tren pertumbuhan tahunan yang terjaga pada sektor angkutan kereta api dan angkutan laut.
"Hal ini mengindikasikan bahwa aksesibilitas dan minat masyarakat terhadap moda transportasi massal di Lampung terus menunjukkan performa yang kuat," ujar Sabiel.
Di sisi lain, geliat pariwisata Lampung pada Mei 2026 menunjukkan gairah yang kuat dengan adanya tren peningkatan aktivitas hunian kamar hotel secara bulanan, baik pada hotel bintang maupun nonbintang.
BPS mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Provinsi Lampung pada Mei 2026 mencapai 44,38 persen.
Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 1,92 persen poin dibandingkan April 2026.
Performa positif juga ditunjukkan oleh TPK hotel klasifikasi nonbintang yang mencapai 26,74 persen, naik 1,29 persen poin secara bulanan.
"Lonjakan performa ini mencerminkan pulihnya volume kunjungan wisatawan serta peningkatan geliat kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di wilayah Provinsi Lampung," pungkas Sabiel.
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)