Surabaya Printing Expo 2026 Siap Digelar di Grand City Convention Center
Cak Sur July 03, 2026 10:32 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Industri percetakan di Jawa Timur (Jatim), terus menunjukkan tren pertumbuhan positif. Geliat ini didorong oleh pesatnya perkembangan sektor manufaktur, industri kemasan, ekonomi kreatif, hingga ekspansi UMKM dan perdagangan digital.

Menjawab kebutuhan pasar tersebut, pameran industri percetakan terbesar di kawasan Indonesia Timur, Surabaya Printing Expo (SPE) 2026, siap kembali digelar.

Memasuki penyelenggaraan yang ke-19, SPE 2026 akan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 8 hingga 11 Juli 2026 di Grand City Convention Center Surabaya.

Pameran berskala internasional itu, ditargetkan menarik minat 15.000 pengunjung dan diikuti lebih dari 150 peserta pameran, termasuk melibatkan 10 pelaku UMKM lokal.

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menjelaskan bahwa SPE 2026 dirancang sebagai platform strategis bagi para pelaku industri untuk memperluas jaringan, sekaligus mengadopsi teknologi cetak mutakhir.

"Surabaya Printing Expo 2026 diharapkan menjadi momentum strategis bagi para pelaku industri untuk memperkenalkan perkembangan teknologi percetakan terkini, menawarkan solusi produksi yang lebih inovatif dan berdaya saing, serta menjalin kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan," ujar Daud D. Salim dalam sesi konferensi pers pada Jumat (3/7/2026).

Dorongan Transformasi Digital di Jawa Timur

Menurut Daud, meningkatnya permintaan terhadap kemasan produk (packaging), label, media promosi, hingga jasa digital printing menjadi motor utama pertumbuhan industri grafika di Jawa Timur.

Momentum ini juga diperkuat dengan adanya program strategis nasional Making Indonesia 4.0, yang mendorong percepatan digitalisasi dan otomatisasi di berbagai sektor industri.

Selama pameran berlangsung, pengunjung dapat melihat langsung berbagai inovasi mesin percetakan modern yang ramah lingkungan dan efisien. Teknologi yang akan dipamerkan meliputi:

  • Digital Printing & Offset Printing untuk skala industri.
  • UV Printing & 3D Printing dengan presisi tinggi.
  • Web-based Printing System untuk proses produksi yang lebih cepat dan hemat biaya.

Seluruh teknologi ini dihadirkan oleh berbagai merek ternama, baik dari dalam maupun luar negeri, guna memberikan gambaran konkret mengenai masa depan industri percetakan global.

Workshop Kecerdasan Buatan (AI) dan Pendampingan UMKM

Selain menjadi ajang pameran teknologi, SPE 2026 juga menghadirkan ruang edukasi interaktif berupa seminar dan workshop yang melibatkan praktisi industri, akademisi, serta pelaku usaha guna meningkatkan daya saing bisnis lokal.

Salah satu agenda unggulan dalam pameran ini adalah workshop bertajuk "Dari Ide ke Merchandise: Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Desain Merchandise Kreatif". Lewat sesi ini, peserta diajak memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menciptakan desain produk yang inovatif secara efisien.

Tak hanya itu, guna mendorong sektor usaha mikro, diselenggarakan pula seminar "Strategi UMKM Naik Kelas Melalui Bisnis Kreatif & Kemasan Produk". Seminar ini berfokus pada pentingnya penguatan branding, inovasi desain kemasan, serta peningkatan nilai tambah agar produk lokal mampu bersaing di pasar global.

Dukungan Penuh Asosiasi dan Sektor Pemerintah

Kesuksesan Surabaya Printing Expo 2026 tidak lepas dari dukungan penuh Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI), sebuah asosiasi yang menaungi sekitar 600 perusahaan grafika di 23 provinsi Indonesia.

Dukungan juga datang dari berbagai kementerian, pemerintah daerah, serta asosiasi industri terkait demi memperkuat ketahanan industri grafika nasional.

Pameran SPE 2026 terbuka untuk umum dan akan dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 19.00 WIB di Grand City Convention Center Surabaya.

Calon pengunjung dapat melakukan registrasi secara gratis, baik secara daring (online) sebelum acara maupun langsung di lokasi pameran.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.