SURYA.CO.ID, SURABAYA – Di kota Surabaya ternyata masih ada saja warga yang kesulitan mendapatkan akses untuk mendapatkan jaringan air bersih.
Apa yang dialami keluarga dari 10 rumah di kawasan Kampung Gebang Lor, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Jawa Timur, jadi salah satu contoh nyata anomali itu.
Anggota 10 keluarga itu hingga kini ternyata belum bisa menikmati fasilitas air bersih dari jaringan Perumda Air Minum Surya Sembada lantaran terkendala infrastruktur pipa utama.
Merespons jeritan warga itu, Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya dari Fraksi PDIP Anas Karno langsung turun memimpin peninjauan darurat ke lokasi.
Pihak legislatif menggandeng jajaran manajemen PDAM Surabaya demi mengakhiri derita warga yang sudah berlangsung cukup lama itu.
Kondisi warga belum terakses air bersih itu awalnya mengemuka saat Anas menggelar reses beberapa waktu lalu.
Baca juga: Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri : Hadirkan Pembangunan yang Merata
Kondisi memprihatinkan itu memaksa masyarakat sekitar memanfaatkan sumber air seadanya yang secara kualitas sangat jauh dari kata layak konsumsi.
"Warga menggantungkan air sumur yang lebih sering keruh. Mereka juga harus beli air gerobak untuk masak. Air bersih adalah kebutuhan dasar warga yang harus dipenuhi," kata Anas, Jumat (3/7/2026).
Ketua RT 01 Gebang Lor, Winarsih, mengatakan masih terdapat sekitar 10 rumah yang belum dapat menikmati layanan PDAM karena jaringan pipa utama belum menjangkau wilayah itu.
“Harapannya ya bisa menikmati air bersih seperti warga lainnya. Selama ini kami menggunakan air sumur, tetapi kualitasnya kadang jelek. Kami berharap bisa mendapatkan air bersih yang lebih baik,” ujar Winarsih.
Baca juga: 5 Calon Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya Lolos Psikotes, Ini Daftar Nama-namanya
Masalah utama yang mengganjal impian warga untuk hidup sehat adalah urusan finansial akibat posisi geografis permukiman mereka.
Salah satu kendala karena jarak jaringan pipa utama yang cukup jauh dari permukiman warga.
Pipa terdekat diperkirakan berada sekitar 200 meter dari rumah-rumah yang belum terlayani.
“Dengan kondisi itu, untuk pemasangan jaringan akses air PDAM biayanya menjadi mahal,” kata Winarsih.
Baca juga: DPRD Surabaya Dorong Pembangunan Infrastruktur untuk Atasi Banjir Rob
Anas turun ke lokasi bersama Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Surya Sembada, Achmad Prihadi.
Bersama tim dilakukan peninjauaan lokasi, pengukuran, serta kajian teknis sebagai langkah awal penyediaan akses air bersih bagi warga.
Tim PDAM juga melakukan pemetaan jalur pipa, pengukuran jarak, serta menghitung kebutuhan teknis dan anggaran yang diperlukan apabila dilakukan pengembangan jaringan menuju permukiman warga.
Sebagai gambaran, Kampung Gebang Lor bukanlah wilayah kota Surabaya.
Kawasan di wilayah Kecamatan Sukolilo itu dekat dengan kawasan kampus ITS Surabaya, dekat dengan Asrama Haji Surabaya , tak jauh juga dari Super blok Galaxy Mall.