TRIBUNNEWSMAKER.COM – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menilai penyelenggaraan Festival Kuliner Delanggu ke-6 menjadi bukti aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Klaten tetap tumbuh di tengah berbagai tantangan. Hal itu disampaikan saat membuka festival di Lapangan Merdeka Delanggu, Kamis (2/7/2026) malam.
Festival kuliner tahunan tersebut menghadirkan puluhan pelaku UMKM, aneka kuliner, serta hiburan musik yang dipadati masyarakat sejak malam pembukaan. Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 2 hingga 5 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Hamenang mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan festival yang kini memasuki tahun ke enam.
"Festival Kuliner Delanggu merupakan kegiatan yang sangat luar biasa. Ini adalah kegiatan tahunan dan tahun ini memasuki penyelenggaraan yang ke-6," terang Bupati Klaten.
"Hal ini membuktikan bahwa meskipun kondisi ekonomi sedang menghadapi berbagai tantangan, perekonomian di Kabupaten Klaten masih mampu bergeliat," tuturnya.
Ia berharap semakin banyak masyarakat datang sehingga transaksi pelaku UMKM ikut meningkat.
Menurutnya, festival bukan hanya menjadi tempat menikmati kuliner, tetapi juga ruang berkumpul bersama keluarga.
"Harapannya masyarakat semakin ramai datang sehingga mampu menggerakkan perekonomian. Festival ini juga menjadi tempat berkumpul, merelaksasi diri dengan menikmati kuliner sekaligus hiburan musik," imbuhnya.
Hamenang juga menyampaikan Festival Kuliner Delanggu tahun ini memiliki makna tersendiri karena menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Jadi Klaten. Ia berharap seluruh agenda Hari Jadi dapat berlangsung meriah sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.
Dari pantauan di lokasi, area festival dipenuhi deretan stan kuliner yang ramai dikunjungi pengunjung.
Sejumlah warga tampak menikmati makanan di area terbuka, sementara panggung hiburan dipadati penonton yang menyaksikan pertunjukan musik hingga malam.
Ketua Panitia Asna mengatakan sebanyak 90 tenant ikut meramaikan Festival Kuliner Delanggu tahun ini.
"Ini ada 90 stand tenant yang terlibat," ujarnya.
Menurut Asna, antusiasme masyarakat pada hari pertama terlihat cukup tinggi.
"Ya, Alhamdulillah animo antusias dari masyarakat di Delanggu dari tahun ke tahun kita semakin ramai, mungkin kita bisa menampilkan untuk tenant-tenant yang lebih bervariatif menunya," jelasnya.
Ia berharap festival tersebut mampu menggerakkan perputaran uang di lingkungan sekitar sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)