Cristiano Ronaldo akhirnya mencetak gol pertamanya di babak gugur Piala Dunia, dan torehan itu menjadikannya pemain tertua yang pernah melakukannya.
Mungkin masih terpengaruh setelah melihat Lionel Messi memecahkan rekor besar sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia, Ronaldo tampak belum mau kalah. Setelah sebelumnya mencatatkan diri sebagai pemain yang mencetak gol di paling banyak edisi Piala Dunia, kini ia menjadi pencetak gol tertua di babak gugur turnamen tersebut.
Saat Portugal menang atas Kroasia di babak 32 besar, Ronaldo memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh mantan rekan setimnya, Pepe, sekitar 15 menit setelah Ivan Perisic mencetak gol yang juga menempatkannya di lima besar daftar tersebut.
Ronaldo dan Perisic ditemani oleh satu lagi pemain dari babak 32 besar tahun ini, yaitu Raul Jimenez dari Meksiko, yang juga masuk dalam 10 besar pencetak gol tertua di babak gugur Piala Dunia. Namun, kemungkinan besar ia akan tergeser begitu Messi mencetak gol, yang tampaknya hanya tinggal menunggu waktu, bukan?
Menariknya, daftar 10 besar tersebut juga diisi oleh sejumlah nama besar dari turnamen-turnamen sebelumnya. Selain Pepe, Olivier Giroud juga mencetak gol pada Piala Dunia terakhir sebelum edisi kali ini.
Yang cukup unik, dua pencetak gol tertua di babak semifinal dan final Piala Dunia berasal dari Swedia, dari perjalanan mereka sebagai runner-up pada tahun 1958.
Gunnar Gren berusia 37 tahun ketika mencetak gol di semifinal, sementara Nils Liedholm berusia 35 tahun saat menjebol gawang di partai final.
Jika Ronaldo atau Messi berhasil mencapai tahap tersebut di turnamen tahun ini dan menambah koleksi gol mereka, maka mereka akan mencatatkan rekor baru lagi dalam sejarah Piala Dunia.
Berikut ini adalah 10 pencetak gol tertua dalam laga babak gugur Piala Dunia:
1. Cristiano Ronaldo – 41 tahun, 4 bulan, 28 hari (Portugal 2-1 Kroasia, babak 32 besar Piala Dunia 2026)
2. Pepe – 39 tahun, 9 bulan, 10 hari (Portugal 6-1 Swiss, babak 16 besar Piala Dunia 2022)
3. Gunnar Gren – 37 tahun, 7 bulan, 24 hari (Swedia 3-1 Jerman, semifinal Piala Dunia 1958)
4. Ivan Perisic – 37 tahun, 5 bulan, 1 hari (Portugal 2-1 Kroasia, babak 32 besar Piala Dunia 2026)
5. Obdulio Varela – 36 tahun, 9 bulan, 6 hari (Uruguay 4-2 Inggris, perempat final Piala Dunia 1954)
6. Olivier Giroud – 36 tahun, 2 bulan, 10 hari (Inggris 1-2 Prancis, perempat final Piala Dunia 2022)
7. Miroslav Klose – 36 tahun, 29 hari (Brasil 1-7 Jerman, semifinal Piala Dunia 2014)
8. Nils Liedholm – 35 tahun, 8 bulan, 21 hari (Brasil 5-2 Swedia, final Piala Dunia 1958)
9. Giovanni van Bronckhorst – 35 tahun, 5 bulan, 1 hari (Uruguay 2-3 Belanda, semifinal Piala Dunia 2010)