BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T Sihombing menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, salah satunya melalui pengaktifan kembali pos kamling.
Hal tersebut disampaikannya saat meninjau Pos Kamling Sukun RT 003 RW 001 Kelurahan Bukit Sari, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, bersama Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Indra Wijatmiko dan jajaran, Jumat (3/7/2026) malam.
"Kalau ada pos kamling, maka warganya ingin aman, damai dan tentram. Pemandangan seperti ini kita sudah tidak mudah lagi melihatnya, ada yang sudah berjalan berhenti, lalu ada juga masyarakat yang tidak ingin ada pos kamling," ujar Irjen Pol Viktor.
Diketahui, Pos Kamling Sukun sebelumnya meraih juara 1 lomba Satkamling dalam rangka HUT ke-80 Bhayangkara Polda Babel. Capaian tersebut membuat Polda Babel berencana mengusulkan pos kamling ini untuk mengikuti lomba di tingkat nasional.
Kapolda juga mengapresiasi kekompakan warga, sebagai modal besar untuk memastikan Pos Kamling berjalan dengan baik.
"Orang yang mengawal ini sudah baik, sistem berjalan, masyarakat bisa menjadi polisi bagi diri sendiri bekerjasama menciptakan keamanan untuk lingkungannya sendiri. Kalau seperti ini orang akan berpikir dua kali, untuk melakukan kejahatan disini," tuturnya.
Kedepannya Polda Bangka Belitung pun akan mengajukan Pos Kamling Sukun, untuk dapat bersaing di tingkat nasional.
Sementara itu Ketua Pos Kamling Sukun Eko mengatakan, Pos Kamling sudah didirikan sejak 2015 lalu dan telah menggandeng warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungannya.
"Awalnya lingkungan ini sepi sekali, jadi bagaimana cara menghidupkan suasanya saya bangun pos kamling. Saya datangi satu per satu warga, untuk dapat mempertahankan ini tentu didukung oleh warganya," ucap Eko.
Untuk Pos Kamling Sukun pun memiliki beberapa titik CCTV, serta beragam kegiatan postifi yang dilakukan untuk menghidupkan suasana yang aman dan nyaman.
"Kegiatan pos ronda, gotong royong kita libatkan semua, kita juga punya mobil yang standby 24 digunakan oleh warga yang sakit. Sampai saat ini alhamdulillah masih aman tidak ada yang sampai maling masuk rumah, CCTV ada lima titik jadi kita bisa pantau," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)