TRIBUNNEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca di Indonesia untuk Minggu (5/7/2026).
BMKG memprakirakan status Siaga (hujan lebat - sangat lebat) berlaku untuk wilayah Aceh. Sementara itu, untuk status Awas (hujan sangat lebat - ekstrem) dilaporkan nihil.
Di sisi lain, banyak wilayah berada dalam status Waspada (hujan sedang - lebat), di antaranya Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Papua Barat.
Selain peringatan dini hujan, BMKG juga mengeluarkan Peringatan Dini Angin Kencang untuk sejumlah wilayah seperti Kep. Bangka Belitung, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, dan Sulawesi Selatan.
Dengan adanya peringatan dini ini, diharapkan masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah jika cuaca buruk serta mempersiapkan diri sebelum cuaca ekstrem terjadi.
Baca juga: BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Terjadi Juli-September 2026, El Nino Jadi Pemicu
1. Waspada
2. Siaga
Baca juga: Apa Beda El Nino dan Musim Kemarau? Ini Penjelasan BMKG
3. Peringatan Dini Angin Kencang:
BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia akan terjadi pada Juli–September 2026.
Masyarakat diharapkan meningkatkan kesiapan dan melakukan langkah antisipasi untuk menekan risiko kerugian akibat dampak El Nino 2026, terutama pada bulan Agustus yang menjadi puncak utama.
Berikut adalah jadwal dan daftar wilayah puncak kemarau 2026:
Baca juga: Hadapi Elnino, Mentan SYL Minta Jajarannya Dampingi Para Petani di Lapangan
1. Juli
2. Agustus
(Tribunnews.com/Mohay)