BOLASPORT.COM - Zen Mitani benar-benar merasa tak bisa mengimbangi Veda Ega Pratama sebagai rekan setim untuk Moto3 2026 menyusul hasil buruk yang diraihnya lagi dalam balapan terkini.
Balapan terkini Moto3 2026 yang digelar di Sirkuit Assen, Belanda pada akhir pekan kemarin memberikan pukulan lainnya kepada Zen Mitani yang masih berjuang menemukan ritme terbaiknya.
Sebagai salah satu pilar Honda Team Asia, dia memiliki peluang untuk bisa mendulang poin dengan mengawali aksinya di GP Belanda dari posisi ke-20.
Lesatan Mitani pun tak terlalu mengecewakan saat bendera start dikibarkan di mana dia langsung mendekati zona poin dengan naik 2 setrip melewati rider di depannya.
Akan tetapi, aksi rider asal Jepang itu berakhir pilu saat balapan menginjak lap ketiga di mana dia mengalami crash usai memacu motornya lebih cepat lagi.
Hasil ini menjadi hasil gagal finis alias DNF untuk kedua kalinya bagi Mitani setelah dia menorehkan catatan serupa ketika mengaspal pada GP Amerika di Circuit of The Americas, Amerika Serikat.
Balapan ke-10 Moto3 2026 tersebut menjadi akhir yang buruk bagi Honda Team Asia setelah Veda Ega Pratama juga mengalami crash atau kecelakaan.
Rider asal Gunungkidul, Yogyakarta itu sempat menghadirkan asa bagi timnya setelah dia mampu meramaikan zona podium dengan mengawali perjuangannya dari posisi ke-7.
Tak sekadar berada di zona 3 besar, Veda bahkan untuk pertama kalinya bisa memimpin balapan atau menduduki urutan 1 sebelum disusul oleh David Almansa dan Maximo Quiles.
Almansa (IntactGP) dan Quiles (Aspar Team) tak memberikan ruang lebih lama kepada Veda untuk menduduki posisi terdepan dalam balapan tersebut sebelum akhirnya terjatuh.
Khusus bagi Mitani sendiri, dia benar-benar berada di bawah bayang-bayang Veda meski status mereka sama-sama sebagai rookie atau pendatang baru.
Sejak balapan pertama musim ini Mitani kalah moncer dari Veda yang sejauh ini sudah mengemas 2 podium dan menduduki peringkat ke-7 klasemen sementara.
Kegagalan di GP Belanda lalu kian menambah suasana kelam Mitani, terlebih timnya benar-benar pulang dengan tangan hampa.
Mitani pun menyesalkan crash yang dia alami pada GP Belanda, meski demikian dia merasa memiliki kekuatan untuk bersaing di zona poin melawan rival lebih kuat.
"Hari ini sungguh disayangkan," kata Mitani, melalui siaran Honda Team Asia.
"Saya mengawali balapan dengan baik dan bersaing dalam kelompok yang memperebutkan poin, jadi saya merasa cukup optimistis."
"Sayangnya, saya mengalami kecelakaan di awal balapan dan tidak bisa menyelesaikannya." tuturnya menambahkan.
Lebih lanjut, juara Asia Talent Cup musim 2024 itu mengungkap rasa tidak enaknya kepada seluruh kru tim yang telah membantunya menemukan setelan terbaik motornya.
Mitani juga menuturkan adanya cedera tangan yang dialami usai GP Belanda di mana kini dia akan fokus menjalani masa pemulihan sepanjang jeda ini.
"Saya merasa tidak enak kepada tim karena semua orang telah bekerja sangat keras akhir pekan ini," ucap Mitani menjelaskan.
"Sekarang kami perlu memeriksa kondisi tangan saya dan melihat perkembangannya dalam beberapa hari ke depan."
"Saya akan fokus pada pemulihan agar bisa kembali lebih kuat di balapan berikutnya," tuturnya menambahkan.