Modus Kencan Berujung Maut, Polisi Ungkap Cara Pelaku Jebak Wanita Probolinggo hingga Dibunuh
Dwi Prastika July 04, 2026 08:35 PM

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahsan Faradisi

TRIBUNMADURA.COM, PROBOLINGGO - Kasus penemuan jasad wanita di sumur mati Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mulai terungkap.

Polisi menyatakan, korban diduga dibunuh setelah memenuhi ajakan bertemu dari seorang pria yang dikenalnya melalui aplikasi kencan.

Dalam kasus ini, Satreskrim Polres Probolinggo menangkap dua pria yang diduga berperan dalam pembunuhan tersebut.

Polisi juga mengungkap dugaan adanya upaya menghilangkan barang bukti setelah korban meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Siti Munawaroh (24) warga Dusun Krajan, Desa Besuk, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.

Sebelumnya, korban sempat dinyatakan hilang dan sudah dilaporkan ke polsek setempat oleh pihak keluarga.

Dalam kasus ini, Satreskrim Polres Probolinggo dan Polsek Kraksaan mengamankan dua pelaku, yakni Rofiq (26) dan Humaidi (19).

Kedunya merupakan warga Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.

Kapolres Probolinggo, AKBP M Wahyudin Latif, menjelaskan, korban dan Rofiq sebelumnya kenal melalui aplikasi kencan, lalu berlanjut hingga ke aplikasi WhatsApp (WA), kemudian merencanakan bertemu pada Sabtu (30/5/2026).

"Sekitar pukul 20.00 WIB korban dan dua pelaku ini bertemu di wilayah Kota Probolinggo dengan maksud mengajak korban ke rumahnya untuk bertemu atau dikenalkan dengan orang tua pelaku," kata AKBP Latif, Sabtu (4/7/2026).

Saat hendak ke rumah pelaku, lanjut AKBP Latif, korban dibonceng oleh pelaku bernama Rofiq dengan mengendarai sepeda motor korban.

Sedangkan satu pelaku lainnya, mengendarai sepeda motornya sendiri.

Baca juga: Kasus Jasad Wanita di Sumur Mati Probolinggo Temui Titik Terang, Polisi Amankan 2 Pria

"Sesampainya di TKP penemuan, pelaku berhenti dengan alasan ingin buang air kecil. Setelah buang air kecil itulah, pelaku langsung menjerat leher korban menggunakan tali yang sudah disiapkan," ujar AKBP Latif.

"Setelah memastikan korban meninggal dunia, jasad korban kemudian disembunyikan di semak-semak kebun pisang sekitar atau jasad korban tidak langsung dibuang ke sumur," imbuhnya.

Setelah menyembunyikan jasad korban, menurut AKBP Latif, kedua pelaku lalu menuju Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk, untuk membongkar kendaraan korban.

"Tak hanya membongkar kendaraan saja, body kendaraan juga dibakar berbarengan dengan tali yang digunakan menghabisi nyawa korban. Dengan artian, ingin menghilangkan jejak kejahatannya," pungkasnya. 

Baca juga: Kejanggalan Terungkap, Sang Kekasih Diduga Rekayasa Penemuan Jasad Merinda di Lumajang

Temuan Jasad dalam Sumur

Warga Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan jasad dalam sumur tengah kebun pada Jumat (3/7/2026) siang.

Saat ditemukan, jasad yang diduga berjenis kelamin perempuan itu tidak mengenakan pakaian serta kondisi tubuh sudah membusuk.

Bahkan sebagian tubuhnya mulai dari dada hingga kepala sudah tampak tulang.

Setelah mendapat laporan dari masyarakat sekitar, tim kepolisian dari Polsek Kraksaan dan Inafis Polres Probolinggo langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung memasang garis polisi.

Baca juga: Curiga Air Sumur Mendadak Keruh, Warga Sumenep Syok Temukan Jasad Mengapung

Jasad tersebut kemudian dievakuasi ke Ruang Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, untuk dilakukan autopsi sekaligus memastikan jenis kelamin, identitas serta penyebab kematiannya.

"Informasi dari orang-orang sekitar, awalnya tercium aroma menyengat. Setelah dicari sumber baunya itu mengarah ke sebuah sumur di tengah kebun sengon," kata Ahmad Mudesser, warga Kecamatan Kraksaan, Probolinggo.

"Setelah dari kepolisian datang dan mengangkat jasad dari dalam sumur, kondisinya sudah busuk dan tidak mengenakan pakaian. Jadi tidak tahu pasti jenis kelaminnya apa," imbuh Mudesser.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.