Syukuri Bantuan Pemkab, Warga Sibon Gelar Tasyakuran Pembangunan Tandon dan Saluran Air Bersih
Haorrahman July 04, 2026 08:42 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Penantian panjang warga Dusun Sibon, Desa Sibon, Kecamatan Pasrepan, untuk mendapatkan akses air bersih akhirnya mulai terjawab.

Sebagai bentuk rasa syukur, warga menggelar tasyakuran atas dimulainya pembangunan tandon, jaringan perpipaan, dan pemanfaatan sumur bor yang diprogramkan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Selama bertahun-tahun, masyarakat Dusun Sibon harus berjibaku menghadapi krisis air bersih setiap musim kemarau.

Kondisi itu membuat sebagian warga harus mencari sumber air dari lokasi lain demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kini, harapan baru mulai hadir setelah Pemkab Pasuruan merealisasikan pembangunan sarana air bersih yang diharapkan mampu mengakhiri persoalan tersebut.

Baca juga: Ukir Sejarah, Pasuruan United Promosi ke Liga 3 Nusantara Usai Kalahkan Persigar Garut 1-0

Tokoh masyarakat Dusun Sibon Hanan mengatakan, tasyakuran digelar sebagai ungkapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Khususnya, kata dia, kepada Bupati Rusdi Sutejo yang telah merealisasikan kebutuhan mendasar masyarakat.

“Kami bersama seluruh warga mengucapkan terima kasih kepada Mas Bupati,” katanya, Sabtu (4/7/2026).

Program pembangunan saluran dan sarana air bersih ini memang sudah lama dinantikan karena sangat dibutuhkan masyarakat.

“Semoga setelah selesai dibangun, warga tidak lagi kesulitan mendapatkan air saat musim kemarau,” ujarnya,

Dengan dibangunnya tandon dan jaringan saluran air bersih tersebut, warga Dusun Sibon berharap persoalan kekurangan air yang selama ini menjadi langganan setiap musim kemarau dapat segera teratasi.

Baca juga: DPRD Pasuruan Ingatkan ASN yang Dimutasi Jangan Campuri Urusan Dinas Lama, Fokus di Tempat Baru

Mereka juga berharap program serupa terus berlanjut agar seluruh masyarakat dapat menikmati akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.

Ia berharap, program tersebut dapat terus dikembangkan dengan penambahan sambungan rumah, sehingga semakin banyak warga yang bisa menikmati layanan air bersih secara langsung.

Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Widya Purwanti menjelaskan, Desa Sibon menjadi salah satu wilayah prioritas karena masuk kategori daerah rawan kekeringan.

Selain itu, desa itu juga tercantum dalam Surat Keputusan (SK) lokus stunting saat pengusulan program pada 2025.

Baca juga: Dukun Palsu asal Pasuruan dan Malang Ditangkap Polisi, Modus Gandakan Uang

Melalui program itu, pemerintah membangun jaringan perpipaan dengan memanfaatkan dua titik sumur bor lama yang dioptimalkan kembali agar dapat berfungsi maksimal.

“Pekerjaan ini meliputi pemasangan jaringan perpipaan sepanjang kurang lebih 2.800 meter,” sambungnya.

Selain itu, ada juga pembangunan menara tandon, serta pemasangan sambungan rumah untuk 60 kepala keluarga.

“Air dari dua sumur bor lama akan dialirkan hingga mendekati rumah-rumah warga,” jelas Widya.

Menurutnya, pembangunan sarana air bersih ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan layanan dasar.

Baca juga: Perkuat Birokrasi Responsif, Digital, dan Inovatif, Wali Kota Pasuruan Mutasi 87 ASN

Utamanya, di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.

Widya juga mengapresiasi dukungan pemerintah desa dan masyarakat yang turut membantu kelancaran pelaksanaan proyek tersebut.

“Kami berterima kasih atas dukungan perangkat desa dan masyarakat. Semoga seluruh pekerjaan berjalan lancar sehingga fasilitas ini segera dapat dimanfaatkan warga,” pungkasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.