Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Aulia Prasetya | Sabang
SERAMBINEWS.COM, SABANG - Setelah sempat dihentikan akibat insiden ledakan di ruang mesin beberapa waktu lalu, KMP Aceh Hebat 2 dipastikan kembali beroperasi melayani lintasan penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh - Balohan, Sabang mulai besok, Minggu (5/7/2026).
Kepastian tersebut disampaikan General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan.
Menurutnya, kapal telah mengantongi persetujuan untuk kembali melayani penumpang.
"Kami baru dapat persetujuan untuk AH2 operasional kembali," kata Andri kepada Serambinews.com, Sabtu (4/7/2026).
Berdasarkan jadwal yang diterbitkan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh, KMP Aceh Hebat 2 akan melayani tiga trip dari Pelabuhan Ulee Lheue menuju Pelabuhan Balohan pada Minggu, masing-masing pukul 08.00 WIB, 14.00 WIB, dan 20.00 WIB.
Sementara dari Pelabuhan Balohan menuju Pelabuhan Ulee Lheue, kapal dijadwalkan berangkat pada pukul 11.00 WIB, 17.00 WIB, dan 20.00 WIB.
Baca juga: BREAKING NEWS - KMP Aceh Hebat 2 Berlayar Lagi, ASDP Kantongi Persetujuan Operasional Pascainsiden
Selanjutnya pada Senin (6/7/2026), KMP Aceh Hebat 2 kembali melayani pelayaran dari Ulee Lheue pada pukul 11.00 WIB dan 17.00 WIB. Sedangkan dari Balohan, kapal dijadwalkan berangkat pada pukul 08.00 WIB, 14.00 WIB, dan 20.00 WIB.
Kembalinya KMP Aceh Hebat 2 membuat layanan penyeberangan lintasan Ulee Lheue - Balohan kembali dilayani oleh dua armada, yakni KMP Aceh Hebat 2 dan KMP BRR.
Kondisi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas angkut penumpang dan kendaraan sekaligus mengurangi kepadatan penyeberangan menuju maupun dari Kota Sabang.
Sebelumnya, KMP Aceh Hebat 2 menghentikan operasional setelah mengalami insiden ledakan di ruang mesin saat bersandar di Pelabuhan Balohan, Sabang.
Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah korban, termasuk tiga orang taruna meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Dengan kembali berlayarnya KMP Aceh Hebat 2, layanan penyeberangan Sabang - Banda Aceh diproyeksikan kembali normal di tengah tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan pada musim liburan. (*)
Baca juga: Polda Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Ledakan KMP Aceh Hebat 2