Sisi Kanan Inggris Masih Rapuh dan Thomas Tuchel Disorot: Meksiko Akan Jadi Ujian Berat di Ketinggian — Clinton Morrison Bahas Harapan Tiga Singa di Piala Dunia dalam Kolom Top Top-nya
Agus Firmansyah July 05, 2026 12:48 AM

Clinton Morrison menyoroti kemenangan tipis Inggris 2-1 atas Republik Demokratik Kongo, memberikan prediksinya untuk calon pemenang Ballon d’Or di masa depan, serta menilai perkembangan terbaru di Liga Premier Inggris.

Tempat yang logis untuk memulai minggu ini tentu adalah pertandingan Inggris, dan jelas bahwa mereka masih perlu banyak perbaikan jika ingin melangkah jauh di turnamen ini. Mereka telah bermain baik dalam beberapa momen, namun secara keseluruhan masih belum menunjukkan performa terbaik secara konsisten.

Memiliki pemain seperti Harry Kane sangat penting, karena ia mampu menciptakan momen ajaib bahkan ketika tim sedang tidak dalam performa puncak.

Sebagai pencetak gol murni, Kane termasuk salah satu pemain terbaik di dunia. Gol keduanya benar-benar luar biasa, karena ia menembak sambil menjauh dari gawang dan baik kiper maupun bek tidak menduga akan ada tembakan seperti itu.

Ia berhasil memutar kakinya untuk mengarahkan bola dengan sempurna ke atap gawang, membuat kiper tak memiliki peluang untuk menepisnya.

Kane adalah jimat bagi Inggris, dan kemungkinan besar mereka tidak akan bisa memenangkan Piala Dunia tanpa dirinya.

Masalah pertahanan Inggris juga cukup terlihat jelas, dan keadaan tidak terbantu oleh fakta bahwa mereka belum memiliki empat bek yang benar-benar solid dan tetap. Thomas Tuchel jelas ingin Reece James fit untuk mengisi posisi bek kanan, sementara di jantung pertahanan ia memasang Marc Guehi dan Ezri Konsa, namun juga sempat memulai dengan John Stones di samping Konsa.

Posisi bek kanan juga menjadi titik lemah yang terekspos, dan keputusan untuk tidak memanggil Trent Alexander-Arnold menjadi semakin sulit dipahami. Menurut saya, keputusan untuk memanggil bek tengah lain seperti Trevoh Chalobah ketika Tino Livramento cedera adalah langkah yang aneh. Tanpa bermaksud merendahkan Jarrell Quansah, ia jelas belum selevel dengan Trent di posisi tersebut.

Saya merasa itu adalah kesalahan besar tidak membawa Trent, namun Tuchel akan merasa keputusannya benar jika Inggris berhasil melaju sampai akhir.

Fokus kini beralih ke laga melawan Meksiko, yang akan berlangsung dalam kondisi sangat menantang karena faktor ketinggian. Meksiko juga memiliki banyak pemain berbahaya, dan mereka tampil luar biasa saat mengalahkan Ekuador di pertandingan terakhir.

Julian Quinones menjadi salah satu pemain paling mengesankan di turnamen ini, mencetak gol fantastis melawan Ekuador, dan sebelumnya juga menjadi top skor di Liga Arab Saudi musim lalu.

Ia menjadi ancaman nyata di sisi kiri, sementara Raul Jimenez kembali menunjukkan ketajamannya, dan pemain muda Gilberto Mora juga tampil menjanjikan.

Kekompakan dalam tim mereka luar biasa, dan dukungan suporter yang fanatik akan menjadi keuntungan besar bagi Meksiko, terutama dengan atmosfer kandang yang mereka miliki.

Saya tetap yakin Inggris bisa mengalahkan Meksiko, tanpa keraguan, tetapi ini akan menjadi ujian terberat mereka sejauh ini.

Salah satu tim yang paling mengesankan sejauh ini adalah Prancis, yang benar-benar sedang dalam performa luar biasa. Michael Olise menurut saya adalah pemain terbaik di turnamen ini, meski Kylian Mbappe yang paling banyak mencetak gol.

Mbappe tampak sangat cocok bermain dengan Olise, karena setiap kali Olise menguasai bola, ia selalu mencari Mbappe. Kombinasi keduanya sangat menakutkan, dan mereka jelas menjadi favorit utama untuk menjuarai turnamen.

Di sisi lain, banyak pergerakan pemain dan manajer di Liga Premier Inggris, dengan Oliver Glasner dilaporkan segera bergabung dengan Nottingham Forest.

Forest kini memiliki dana lebih besar dan Glasner akan mendapatkan dukungan investasi di skuadnya, meskipun keputusan ini terasa cukup kejam terhadap Vitor Pereira.

Pereira sejatinya telah melakukan pekerjaan luar biasa, tetapi Glasner adalah pengganti yang sangat baik. Saya sebenarnya mengira Glasner akan pergi ke klub Liga Premier yang lebih besar atau bahkan ke Eropa.

Saya hanya berharap ia tidak berusaha merekrut pemain Crystal Palace! Namun, langkah ini tetap positif bagi Glasner dan Nottingham Forest.

Penunjukan Enzo Maresca di Manchester City kini telah dikonfirmasi, dan saya yakin Pep Guardiola punya pengaruh besar dalam pemilihan penggantinya.

Kita semua tahu gaya permainan tim-tim asuhan Maresca, dan ekspektasinya adalah ia bisa memberi tekanan serius pada Arsenal musim depan. Mereka sudah merekrut Elliot Anderson, dan tampaknya aktivitas belanja mereka belum akan berhenti di situ.

Saya juga tertarik melihat bagaimana Alvaro Arbeloa akan tampil di Fulham, karena ia harus melanjutkan pekerjaan hebat yang telah dilakukan Marco Silva. Silva hampir membawa klub itu ke kompetisi Eropa, dan Arbeloa pasti berharap bisa melanjutkan prestasi tersebut musim depan.

Saya harus menutup dengan sedikit pembahasan tentang Tottenham, yang tampaknya benar-benar serius di bursa transfer. Saya mendengar beberapa rumor musim lalu bahwa mereka akan berinvestasi besar di musim panas ini jika berhasil bertahan di Liga Premier.

Sandro Tonali dikabarkan akan datang dengan biaya £100 juta, yang menurut saya terlalu tinggi, sementara Mateus Fernandes bergabung dari West Ham dengan harga £85 juta.

Mereka juga memperkuat lini belakang dengan kedatangan Marcos Senesi, Jan Paul van Hecke, dan Andy Robertson.

Saya merasa mereka masih membutuhkan seorang penyerang tengah dan pemain sayap. Jika mereka berhasil mendatangkan pemain kunci di dua posisi itu, maka Tottenham berpotensi menembus empat besar musim depan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.