Alexia Putellas, peraih dua kali Ballon d'Or, menikmati atmosfer Piala Dunia sebagai penggemar sambil mempersiapkan babak baru dalam karier klubnya sebagai pemain bebas transfer.
Putellas memang berada di kelasnya sendiri. Secara harfiah, masa depannya masih belum pasti setelah ia mengumumkan kepergiannya dari Barcelona pada Mei lalu, menutup karier gemilang selama 14 musim bersama klub tersebut. Laporan menyebutkan bahwa ia telah mencapai kesepakatan dengan London City Lionesses, meski belum ada pengumuman resmi. Meski demikian, kemungkinan besar ia akan tetap bermain di Eropa. Namun, klub-klub di National Women's Soccer League juga dikabarkan telah mengajukan tawaran menggiurkan.
Putellas kini berada dalam masa refleksi setelah menutup babak karier yang luar biasa bersama Barcelona, di mana ia memenangkan 38 trofi, termasuk 10 gelar liga dan mencetak 232 gol dalam 507 penampilan.
Dalam wawancara eksklusif dengan GOAL, Putellas mengatakan bahwa "waktunya bersama Barcelona merupakan perjalanan penuh pertumbuhan, ambisi, dan momen tak terlupakan yang dibagikan bersama rekan setim, staf, dan para penggemar yang luar biasa."
Meskipun ia belum mengungkapkan ke mana langkahnya berikutnya, Putellas berbicara tentang Piala Dunia dan bagaimana, sebagai bagian dari tim Spanyol yang menjuarai FIFA Women's World Cup 2023, ia kini menikmati turnamen tersebut sebagai penonton sambil mendukung negaranya.
"Yang membuat Piala Dunia begitu istimewa adalah karena ajang ini menyatukan seluruh komunitas sepak bola," ujar Putellas.
‘Ini akan menjadi pencapaian luar biasa bagi sepak bola Spanyol’
Ada banyak hal yang mungkin mengisi waktu Putellas saat ini — kontrak dan tawaran dari sejumlah klub sepak bola wanita terbaik di dunia. Namun, jika ditanya, ia lebih memilih berbicara tentang sepak bola, bukan masa depannya.
"Saya mengikuti jalannya turnamen," katanya. "Intensitas, atmosfer di stadion, dan momen-momen tak terduga selalu menjadi sorotan bagi saya. Piala Dunia selalu berhasil melahirkan kisah-kisah yang tak terlupakan..."
Secara historis, Spanyol telah memenangkan dua gelar Piala Dunia antara tim nasional pria dan wanita. Tim pria menjuarai Piala Dunia 2010, sementara tim wanita menjadi juara bertahan setelah menjuarai FIFA Women's World Cup 2023.
"Ini akan menjadi pencapaian luar biasa bagi sepak bola Spanyol. Keberhasilan di level internasional menunjukkan kepada para pemain muda bahwa mimpi dapat menjadi kenyataan. Jika tim nasional wanita dan pria sama-sama meraih sukses di panggung dunia, itu memberikan pesan kuat kepada generasi berikutnya bahwa sepak bola Spanyol tetap menjadi tolok ukur global," tambahnya.
‘Setiap turnamen sepak bola sukses membantu mengembangkan permainan secara global’
Untuk Piala Dunia pria kali ini, Putellas sepenuhnya mendukung Spanyol, namun ia juga melihat turnamen ini sebagai peluang penting untuk mengembangkan sepak bola secara global.
"Setiap turnamen sepak bola yang sukses membantu mengembangkan permainan secara global," ujarnya. "Ketika para penggemar mulai terlibat dengan sepak bola internasional, antusiasme itu sering kali menular ke kompetisi lain juga.
"Saya percaya bahwa Piala Dunia pria yang sukses dapat membangun antisipasi lebih besar terhadap turnamen wanita dan membantu menarik penonton baru ke sepak bola wanita."
Salah satu faktor penting dalam keputusan klub berikutnya bagi Putellas adalah memilih destinasi yang paling sesuai untuk mempersiapkannya menuju FIFA Women's World Cup 2027. Putellas dan tim nasional Spanyol telah memastikan tempat di turnamen tersebut setelah memenangkan Grup A3 dalam Kualifikasi Eropa Wanita UEFA.
Spanyol memastikan tiket otomatis ke turnamen tersebut pada Juni setelah menutup babak grup dengan kemenangan 6-1 atas Islandia.
‘Menyatukan seluruh komunitas sepak bola dunia’
Tahun ini, Putellas kembali bekerja sama dengan Lay’s melalui kampanye No Lay’s, No Game karena kesamaan visi dalam menghargai para penggemar sepak bola.
"Permainan ini tidak akan sama tanpa semangat, energi, dan dukungan dari para penggemar," kata Putellas. "Yang membuat Piala Dunia begitu istimewa adalah karena ajang ini menyatukan seluruh komunitas sepak bola dunia. Ini merupakan momen langka ketika penggemar dari seluruh penjuru dunia berbagi emosi yang sama, merayakan momen-momen yang sama, dan menciptakan kenangan bersama."
Biasanya, Putellas adalah sosok yang menandatangani jersey untuk para atlet muda atau menyapa penggemar fanatiknya. Kini, ia berkesempatan menikmati turnamen ini sebagai penonton.
"Saya berharap bisa menghadiri beberapa pertandingan. Berada di stadion selama Piala Dunia merupakan pengalaman luar biasa karena Anda benar-benar dapat merasakan energi dan semangat dari para penggemar. Saat ini, saya menikmati setiap hari dan menikmati turnamen ini sebagaimana adanya," ujarnya.
Putellas terlihat di Los Angeles
Putellas sempat merasakan gemuruh penonton di Stadion Los Angeles ketika Spanyol mengalahkan Austria 3-0 di babak 32 besar. Pertandingan tersebut tampaknya menjadi laga Piala Dunia pertama yang ia saksikan langsung dari tribun.
Baik ketika menikmati Piala Dunia sebagai penggemar maupun membuat para penggemarnya menantikan langkah selanjutnya, Putellas tetap memegang kendali atas masa depannya — dan itu selalu menjadi posisi yang menguntungkan baginya.