Kandang di Sidemen Ludes Terbakar, 22 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
Ida Ayu Suryantini Putri July 05, 2026 10:03 AM

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Kebakaran hebat menghanguskan sebuah kandang ayam broiler di Banjar Dinas Sangkan Gunung, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Minggu (5/7/2026) dini hari.

Dalam peristiwa tersebut, bangunan kandang berukuran 12 x 60 meter hangus terbakar, sementara sekitar 22 ribu ekor ayam mati terpanggang.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 00.00 Wita saat salah seorang pekerja melakukan pengecekan rutin terhadap tungku penghangat kandang (boiler), yang dilakukan setiap dua jam sekali.

Baca juga: Kebakaran Rumah di Timuhun Klungkung,  Api Nyaris Merembet ke Bangunan Lain

Saat tiba di lokasi, pekerja mendapati aliran listrik telah padam dan kobaran api muncul dari sisi timur kandang.

Melihat api terus membesar, pekerja bersama karyawan lainnya berusaha melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi pemilik kandang, kepolisian, dan petugas pemadam kebakaran.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 01.20 Wita dan langsung melakukan pemadaman. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 02.30 Wita.

Akibat kejadian itu, kandang ayam milik I Nyoman Yulianta ludes terbakar.

Baca juga: Warung Makan Ming Ming Kebakaran, Pemilik Rugi Rp200 Juta

Selain bangunan, sekitar 22 ribu ekor ayam broiler yang berada di dalam kandang juga tidak dapat diselamatkan.

Total kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem, Arta Negara, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 00.43 Wita.

Baca juga: PKK Badung Bali Buka Pelatihan Keluarga Tanggap Kebakaran: Ibu Rumah Tangga Garda Terdepan Keluarga

Sebanyak 17 personel diterjunkan ke lokasi dengan dukungan lima unit armada, sementara enam personel lainnya tetap bersiaga di posko.

"Petugas menggunakan sekitar 17 ribu liter air selama proses pemadaman. Selain memadamkan api, tim juga berupaya melindungi rumah-rumah warga di sekitar lokasi agar kobaran api tidak merembet," ujarnya, Minggu (5/7/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti berupa kabel listrik dan kayu usuk, serta masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.