BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemadaman aliran listrik kembali dilakukan PT PLN Kalselteng pada hari ini, Minggu 5 Juli 2026.
Untuk yang pertama menyasar wilayah Kota Banjarmasin dan Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.
Disampaikan melalui unggahan akun Instagram resmi @pln.kalselteng, pemadamn listrik dibagi dalam 4 sesi.
Yakni pukul 09.00 Wita-14.00 Wita, pukul 13.00 Wita-18.00 Wita, 17.00 Wita-22.00 Wita dan pukul 21.00-24.00 Wita.
Baca juga: Jadwal Pemadaman Listrik di Kalsel, Sabtu 4 Juli 2026, Banjarmasin dan Gambut Mati Lampu Jam 1 Siang
Waktu: 09.00 Wita s.d 14.00 Wita:
Wilayah: Samadi Ilham, Belitung, Akaba dan sekitarnya
Gatot Subroto, Kelapa Gading, Cengkeh, Mahatkasan dan sekitarnya
Indosat, Telkomsel, Rattan in, Kreasi Rafi, Lima Cahaya, Happy Puppy, Hotel Royal Jelita, Inul Vista, Giant Market, Beruntung, pemurus dalam, Tatah Belayung, Tembikar dan sekitarnya
Perpusda, Mahligai, JI A Yani Km 4 sampai 10, Manarap, Bunyamin Residence, Handil Satu, Handil Dua, Handil Bahalang dan sekitarnya
Waktu: 13.00 Wita s.d. 18.00 Wita
Wilayah:
Komp A Yani 1, Pengambangan, Keramat Raya, Banua Anyar, P Hidayatullah Komp Haji Andir, Sultan Adam, Malkon Temon, Sungai Andai, Padat Karya sebagian dan sekitanya
Stadion Lambung Mangkurat, perumahan ABRI, Uvaya, Banjar Indah Permai, Sintuk, Ramin, Kayu kuku, Kayu Balau, Pinang, dan sekitarnya
JI A Yani Km 1-3, Kolonel Sugiono, Sungai Baru, JI Pegadaian, Pekapuran A, Pekapuran B Laut dan sekitarnya
Mahligai, Bunyamin Residence, Simpang Limau, Melati Indah dan sekitarnya
Waktu: 13.00 Wita s.d. 18.00 Wita
Wilayah:
JI.Teluk Tiram darat, JI.Teluk Tiram Laut, PT. Kalfish, Jl.Antasan Raden, JI.Ampera, Jl.Banyiur, JI.Keramat basirih, Jl.Gub.subardjo sebagian, dan sekitarnya
Sultan Adam, Cemara raya, Flamboyan, Pondok Kelapa, Kadar Permai, komplek madani, dan sekitarnya
Waktu: 17.00 WITA s.d. 22.00 WITA
Wilayah:
PT Intan Wijaya, PT Wijaya, JI. PM Noor sebagian, PT. Bogasari, Gg.Sedayu, Jl. Banjar raya, Jl. Barito Hulu, PT. Hoktong, Dinas Perikanan, Angdam, Pt. Komatsu, Pt. Nogopatmolo 2
Jl.Barito Hilir, Pelabuhan Trisakti, Jl. Yos Sudarso, Gg. 66, Кр. Airmantan, Kp. Yuka, Jl. Pelabuhan Martapura Lama dan sekitarnya
Waktu: 21.00 WITA s.d. 24.00 WITA
Wilayah:
Jl. Hasan Basri sebagian, Meranti, Simpang gusti depan, Perdagangan, Karya Sabumi, kayutangi 2, komplek unlam, Gg. Ar Rahiim dan sekitarnya
Waktu pemadaman merupakan estimasi. Tergantung kondisi terkini.
Waktu: 17.00 WITA s.d. 22.00 WITA
Wilayah :
Jl Gubernur Syarkawi, Terminal KM 17 Gambut, Trakindo, United Traktor, Handil Negara, Handil Asang, Jalan Ayani km 10-17 dan sekitarnya
Martapura Lama, Sungai Lulut, Gerilya Sei Tabuk, Sei Tabuk Kota, Pembantanan, Sei Pinang, Tatah Halayung, Gudang Tengah, Pejambuan, Penggalaman dan sekitarnya
Jalan Pahlawan, Aluh Aluh, Simpangang Warga, Bakambat, Bunifah, Bintang Siang, Malintang, Tambak Sirang, Tatah Jeruju, Tatah Pandan, Tatah Kyai, Handil Malang, Handil Bintangor, Handil Bujur, Handil Katom, Kabuau, Handil Parit, Gt Papuyu, Pindahan Baru,
Handil Atom, Awang Balimau, Pemurus Simpang Kayapu sd Tanipah, Jambu Burung, Handil Birayang Atas, Handil Birayang Bawah, Tambak Padi, Handil Labuan Amas, Handil Suruk, Handil Gayam, Handil Babirik, Bumi Makmur, RSUD Dahlan Ismail, Bumi Harapan,
Handil Maluka, Pantai Harapan, Sungai Rasau, Kurau Utara, Pasar Kurau, Jl. Swadaya, Kurau, dan sekitarnya
Waktu: 21.00 WITA s.d. 24.00 WITA
Wilayah :
Jl Irigasi, JL Pemajatan, JL abumbun jaya, Komple Dinar mas, JL Pondok Rumbia, Komples Griya Permata Indah, JI Pematang dan sekitarnya
Karya Tani, Pembina IV, komple D'padis, R Land, Rahayu Ujung, Sungai Lulut, Sungai Bakung, Tandipah, Lok Baintan, Sungai Pinang, Paku Alam, Sungai Lenge dan sekitarnya
Penyebab Pemadaman Listrik Kalsel
PT PLN (Persero) mengungkap alasan pemadaman bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).
Dalam rapat bersama Komisi III DPRD Kalsel, Kamis (2/7/2026), PLN menyatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kestabilan sistem interkoneksi Kalimantan agar tidak mengalami blackout atau padam total.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono menjelaskan, gangguan bermula dari masalah operasional pada salah satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di Kalimantan Tengah.
Gangguan tersebut menyebabkan kemampuan pembangkit memasok daya ke sistem menurun sehingga pasokan listrik belum dapat beroperasi secara optimal.
“Untuk menjaga frekuensi dan kestabilan sistem, PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas dan terukur,” ujarnya, dalam rapat.
Iwan menjelaskan, saat itu sebenarnya telah berlangsung plant outage, yakni penghentian operasi pembangkit yang telah dijadwalkan untuk pemeliharaan.
Namun, proses pemeliharaan di salah satu pembangkit mengalami keterlambatan sehingga pembangkit lain harus menanggung beban lebih besar. Akibatnya, sebagian pembangkit mengalami forced outage atau gangguan tidak terencana.
“Karena plant outage tidak selesai sesuai jadwal, pembangkit lain harus memenuhi seluruh kebutuhan sistem. Akhirnya ada yang mengalami forced outage,” jelasnya.
Ia mengatakan kondisi tersebut membuat operator harus segera mengurangi beban sistem agar frekuensi jaringan tetap berada pada batas aman.
Jika beban tidak dikurangi, frekuensi listrik akan terus turun dan berpotensi memicu blackout di seluruh sistem interkoneksi Kalimantan.
“Kalau sistem dipaksa tetap melayani seluruh beban, nanti terjadi blackout. Kalau sudah blackout, seluruh Kalimantan bisa padam,” ujarnya.
Menurutnya, pemulihan setelah blackout jauh lebih rumit dibanding melakukan pemadaman bergilir.
Satu unit pembangkit membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat jam untuk kembali beroperasi, kemudian seluruh pembangkit harus disinkronkan sebelum sistem kembali normal.
Ia mengatakan, PLN memilih melakukan pengurangan beban secara bertahap. Prioritas pengurangan diberikan kepada pelanggan industri atau pelanggan yang memiliki captived power atau pembangkit listrik sendiri, sehingga dampak terhadap pelanggan rumah tangga dapat ditekan.
“Kita usahakan pelanggan yang punya genset lepas dari jaringan PLN sehingga beban berkurang. Dengan begitu pelanggan rumah tangga tidak banyak yang padam atau waktu padamnya tidak terlalu lama,” katanya.
Dalam rapat tersebut, PLN juga memaparkan sejumlah langkah penanganan yang sedang dilakukan, yakni mempercepat pemulihan unit pembangkit yang terganggu, mengoptimalkan pembangkit lain yang masih beroperasi.
Juga melakukan pengaturan operasi sistem secara real time, serta menerapkan manajemen beban bergilir demi menjaga keandalan sistem.
(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)