Nasib Bayi Ditelantarkan di Toilet KA Sancaka, Dievakuasi di Stasiun Solo Balapan, Kondisinya Kini
Apriantiara Rahmawati Susma July 05, 2026 12:07 PM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Miris seorang bayi ditemukan dalam kondisi terlantar di toilet KA Sancaka 84B relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng.

Sesaat setelah kereta tiba di Stasiun Solo Balapan, Jawa Tengah, bayi tersebut langsung dievakuasi untuk segera dibawa ke fasilitas layanan kesehatan.

Bayi tersebut pun dipastikan tidak mengalami gangguan kesehatan dan berada dalam keadaan stabil.

Saat ini, bayi itu masih menjalani perawatan secara intensif di RS Bhayangkara Surakarta, sebagai upaya memastikan kondisi kesehatannya tetap terjaga dan dalam pengawasan tenaga medis.

BAYI TERLANTAR - Seorang bayi ditemukan dalam kondisi ditelantarkan di toilet KA Sancaka 84B relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng, Sabtu (4/7/2026). Petugas PT KAI segera mengevakuasi bayi tersebut setibanya di Stasiun Solo Balapan. (Istimewa via Tribun Solo)

"Untuk menjamin keselamatan dan kesehatan bayi, saat ini bayi tersebut telah mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Surakarta," ungkap Kapolsek Banjarsari Kompol Harno, Sabtu (4/7/2026).

Kendati demikian, pihak kepolisian tetap melanjutkan penanganan kasus penelantaran ini melalui proses penyelidikan untuk mengidentifikasi dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Baca juga: Geger di Kerten Solo! Dikira Bangkai Tikus, Warga Temukan Jasad Bayi Terbungkus Plastik di Selokan

Kondisi Terkini Bayi

Sebelum mendapat rujukan ke RS Bhayangkara Surakarta, bayi tersebut terlebih dahulu menjalani pemeriksaan medis di Pos Kesehatan Stasiun Solo Balapan.

Setibanya di lokasi, tim dokter dan bidan dari Klinik Mediska KAI Solo segera melakukan observasi setelah bayi dievakuasi dari KA Sancaka.

Dari hasil pemeriksaan awal, bayi diketahui berada dalam kondisi sehat dan stabil.

Usai proses pemeriksaan tersebut, KAI Daop 6 Yogyakarta kemudian berkoordinasi dengan Polsek Banjarsari Polresta Surakarta untuk menindaklanjuti penanganan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kronologi Bayi Ditemukan

Hal ini berawal ketika petugas KAI mendapati seorang bayi di toilet KA Sancaka 84B pada sekitar pukul 07.20 WIB, Sabtu (4/7/2026), saat kereta masih dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju Surabaya Gubeng.

Mengetahui hal tersebut, petugas segera melakukan koordinasi dengan Pusat Pengendalian Pelayanan serta Stasiun Solo Balapan agar bayi tersebut dapat segera memperoleh pertolongan dan penanganan yang diperlukan.

Sesaat setelah kereta tiba di Stasiun Solo Balapan sekitar pukul 07.30 WIB, bayi langsung dievakuasi menuju Pos Kesehatan stasiun untuk menjalani pemeriksaan medis.

Polisi Masih Buru Pelaku Penelantaran Bayi

Di balik kondisi bayi yang kini berangsur aman, polisi masih memburu pelaku penelantaran bayi tersebut.

"Personel Satreskrim Polresta Surakarta bersama Unit Reskrim Polsek Banjarsari saat ini masih melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, penelusuran rekaman CCTV, hingga berkoordinasi dengan pihak PT KAI Daop 6 Yogyakarta untuk mengungkap pelaku," jelas Kompol Harno dalam keterangan tertulis.

Penyidik mengumpulkan berbagai alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap identitas pelaku yang diduga meninggalkan bayi tersebut di dalam toilet kereta.

KAI Dukung Penanganan dan Penyelidikan

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah cepat setelah menerima laporan penemuan bayi di dalam kereta.

“Tim KAI kemudian melakukan koordinasi dengan Polsek Banjarsari. Saat ini bayi tersebut sudah dalam penanganan Kepolisian dan RS Bhayangkara. KAI Daop 6 Yogyakarta akan mendukung penuh proses yang dibutuhkan dalam dan penanganannya sesuai prosedur yang berlaku,” terangnya.

Polisi Ajak Masyarakat Berikan Informasi

Kompol Harno mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait kasus penelantaran bayi tersebut agar segera melapor kepada kepolisian.

Menurutnya, dukungan masyarakat sangat penting untuk membantu penyelidikan sehingga pelaku dapat segera ditemukan.

“Selain itu, Polresta Surakarta juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan bayi maupun anak," pungkasnya.

Hingga kini, bayi yang ditemukan di toilet KA Sancaka masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Surakarta dengan kondisi sehat dan stabil.

Sementara itu, polisi terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penelantaran bayi melalui pemeriksaan saksi, pengumpulan barang bukti, dan penelusuran rekaman CCTV.

(TribunStyle.com/TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.