TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sebuah unggahan mengenai aksi pencurian hewan ternak babi, menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Masyarakat pun dibuat resah dan berharap pihak kepolisian segera mengusut kasus ini.
Peristiwa ini diunggah oleh akun Facebook bernama Vonavanilla pada Sabtu 4 Juli 2026.
Baca juga: Vaksinasi di Banjar Tangi Diperluas, Kecamatan Negara Sumbang 15 Kasus Positif Rabies Pada Hewan
Unggahan ini pun mendapat respon beragam dari warganet.
Ada yang berharap agar pencuri segera tertangkap, ada yang menyarankan agar segera lapor ke Polsek terdekat, dan ada pula yang menyarankan agar cek CCTV.
Di sisi lain, peristiwa pencurian hewan ternak ini telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Kawasan Celukan Bawang pada Sabtu 4 Juli 2026.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengungkapkan peristiwa pencurian ternak babi diperkirakan terjadi pada Jumat 3 Juli 2026 malam.
Lokasinya di wilayah Banjar Dinas Mertasari, Desa Tinga-tinga, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
"Korbannya bernama I Ketut Sukresning (61)," ucapnya seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, Minggu 5 Juli 2026.
Peristiwa berawal pada Sabtu pagi. Ketut Sukresning mendatangi kandang babinya yang berjarak 20 meter dari rumah untuk memberi pakan.
Namun setibanya di kandang, ia melihat babinya dari delapan ekor tinggal tiga ekor.
"Yang bersangkutan sempat berusaha mencari di sekitar namun hasilnya nihil. Menurut keterangan pelapor, terakhir kali ia ke kandang pada Jumat sekitar pukul 18.30 Wita, saat itu babinya masih utuh delapan ekor," jelasnya.
Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian senilai Rp6 juta.
Polisi telah mendatangi lokasi kejadian, serta melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian. (mer)