Disanksi KDM Buntut Lagu Lalaki Langit, Bupati Purwakarta Om Zein Buka-bukaan Soal Masa Lalu: Nakal
Febriana Nur Insani July 05, 2026 03:44 PM

TRIBUNSTYLE.COM - Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang lebih akrab disapa Om Zein, belakangan ini tengah menjadi pusat perhatian sekaligus memicu gelombang pro dan kontra di tengah masyarakat.

Kegaduhan ini bermula dari karya musik berbahasa Sunda yang dirilisnya pada Januari 2026 lalu yang bertajuk Lalaki Langit Lelanang Bejad.

Alih-alih menuai pujian, lirik dalam lagu tersebut justru memantik kontroversi panas lantaran dinilai publik mengandung makna yang merendahkan harkat dan martabat kaum perempuan.

"Jadi tujuannya untuk diri sendiri?" tanya Dedi ketiga kalinya.

"Iya, jadi saya berpikir pada saat itu, kenapa saya pakai kalimat bersyukur kepada Tuhan yang menciptakan saya jadi laki-laki, karena kalau saya diciptakan jadi perempuan dan saya nakal maka saya akan berisiko tinggi seperti yang disebutkan di lagu itu, SMP kelas tiga sudah keguguran," ungkap Om Zein.

Usai mendengar penjelasan Om Zein, Dedi Mulyadi mengurai nasihat.

Bahwa sebaiknya lagu karya Om Zein tersebut tidak dipublikasikan karena bisa multitafsir.

Lagipula kata KDM, jika memang lagu tersebut berisi pengalaman pribadi yang buruk, kenapa tidak disimpan saja di rumah alias jangan dipublikasikan.

Kendati demikian, KDM memuji sosok Om Zein yang berani jujur dan mengakui bahwa dirinya dulu pernah nakal.

"Pengalaman pribadi sebaiknya dipasang di rumah dalam bentuk karya yang hanya dinikmati diri sendiri. Bapak hari ini adalah Bupati, pejabat publik, maka seluruh ucapan tindakannya akan dipertanggungjawabkan kepada publik," pungkas Dedi Mulyadi.

(TribunStyle.com)(TribunnewsBogor.com/khairunnisa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.