Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Alun-alun Lamongan, Jawa Timur berubah menjadi ruang temu bagi para pecinta hewan pada Minggu (5/7/2026).
Ratusan warga berjalan santai sambil membawa hewan peliharaan mereka dalam kegiatan Jalan Santai Bersama Hewan Kesayangan yang untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Lamongan.
Sejumlah peserta tampak membawa kucing, anjing, kelinci, burung, ayam, bebek, hingga hewan eksotis. Kehadiran hewan-hewan tersebut menciptakan suasana berbeda di pusat kota Lamongan dan menarik perhatian warga yang berada di sekitar lokasi.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara itu tidak hanya menjadi ajang rekreasi bersama hewan peliharaan.
Acara tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta kesejahteraan hewan.
Antusiasme peserta menunjukkan meningkatnya minat masyarakat Lamongan dalam memelihara hewan kesayangan.
Tren tersebut dinilai tidak hanya berkaitan dengan hobi dan gaya hidup, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui perkembangan industri hewan peliharaan atau pet industry.
Wakil Bupati Lamongan yang akrab disapa Mas Dirham mengatakan, masyarakat perlu memahami bahwa memelihara hewan membutuhkan tanggung jawab, mulai dari pemenuhan kebutuhan pangan, kesehatan, kenyamanan, hingga kesejahteraan hewan.
Baca juga: Tabrak Dump Truck, Pengendara Motor di Lamongan Bernasib Tragis, Bermula dari Ingin Mendahului
"Selain daya tarik dan hobi, memelihara hewan kesayangan juga telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Hal ini tentu dapat membuka peluang usaha baru di bidang pet industry," ujar Dirham.
Menurutnya, kegiatan Jalan Santai Bersama Hewan Kesayangan diharapkan mampu menjadi wahana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan hewan, memahami kesejahteraan hewan atau kesrawan, serta mempererat ikatan atau bonding antara pemilik dengan hewan peliharaannya.
Selain jalan santai, panitia juga menghadirkan pameran hewan eksotis, layanan posyandu kucing, hingga bazar UMKM. Bazar tersebut menawarkan beragam produk hasil peternakan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Salah seorang peserta, Fanani, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, acara seperti ini menunjukkan bahwa memelihara hewan bukan sekadar menyalurkan hobi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab terhadap kesejahteraan hewan.
"Acara seperti ini sangat positif karena mengedukasi masyarakat bahwa memelihara hewan tidak cukup hanya memberi makan, tetapi juga memastikan kesehatan, kenyamanan, dan kesejahteraannya. Di sisi lain, kegiatan ini menjadi ruang bertemunya komunitas untuk saling berbagi pengetahuan mengenai perawatan hewan yang baik," katanya.
Fanani berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin karena mampu memperkuat budaya memelihara hewan secara bertanggung jawab sekaligus mendukung berkembangnya ekosistem pet industry di Lamongan.
Mas Dirham berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, komunitas pecinta hewan, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan di sektor peternakan.
"Semoga kegiatan ini mampu meningkatkan dan mempererat kolaborasi serta sinergi antar stakeholder peternakan yang ada di Kabupaten Lamongan untuk menciptakan usaha peternakan yang berdaya saing menuju ketangguhan pangan," katanya.