Perempuan Harus Mandiri Finansial! Pemkab Sintang Ajak Kaum Ibu Manfaatkan Potensi Lokal
Rivaldi Ade Musliadi July 05, 2026 02:44 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang terus mendorong kaum perempuan di Bumi Senentang untuk memperkuat jiwa kewirausahaan dengan memanfaatkan potensi lokal sebagai peluang usaha yang menjanjikan. 

Langkah strategis ini dinilai sangat penting untuk mendongkrak kesejahteraan keluarga sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Ahyarudin Siregar. 

Ia menegaskan bahwa di era modern ini, perempuan tidak lagi hanya berperan sebagai pendamping keluarga, melainkan mampu tampil di depan sebagai penggerak roda ekonomi melalui berbagai kegiatan usaha yang produktif.

• Lepas Kontingen Kormi! Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala Bakar Semangat

Menurut Ahyarudin, keberhasilan dalam dunia wirausaha tidak melulu ditentukan oleh besarnya modal materi. 

Kunci utamanya justru terletak pada pola pikir (mindset) yang positif, kreatif, inovatif, pantang menyerah, serta jeli dalam melihat peluang di tengah berbagai tantangan global.

Olah Potensi Lokal Mulai dari Pertanian hingga Kain Tenun

"Daerah kita memiliki potensi lokal yang sangat beragam, mulai dari hasil pertanian, perkebunan, perikanan, kerajinan tangan hingga kekayaan budaya seperti kain tenun. Potensi tersebut harus diolah secara kreatif agar memiliki nilai tambah dan daya saing tinggi di pasaran," ujar Ahyarudin Siregar di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi faktor penentu dalam akselerasi pengembangan usaha saat ini. 

Jika dikelola dan dikemas dengan baik menggunakan strategi pemasaran digital yang tepat, produk-produk lokal khas Sintang tidak lagi hanya jago kandang, melainkan memiliki peluang besar untuk menembus pasar nasional hingga kancah internasional.

Ia pun mengajak seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sintang untuk terus meng-upgrade kapasitas diri, melek teknologi, serta berani memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi yang efektif sembari membangun kolaborasi luas dengan berbagai pihak.

"Saya yakin apabila perempuan memiliki pola pikir yang maju, semangat belajar yang tinggi, dan terus berinovasi, akan lahir pelaku usaha perempuan yang tangguh, mandiri, dan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat luas," tegasnya.

Ketua DWP Sintang: Perempuan Jangan Sepenuhnya Bergantung pada Suami

Senada dengan hal tersebut, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sintang, Delfia Merry Budianti, menyatakan bahwa penguatan kapasitas kewirausahaan perempuan memang menjadi salah satu program prioritas untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga melalui pengembangan usaha berbasis potensi daerah.

Delfia menilai, perempuan memegang peran krusial dalam mengelola stabilitas keuangan rumah tangga. 

Selain itu, mereka juga memiliki andil besar dalam mendukung peningkatan pendapatan keluarga lewat sektor usaha mikro dan kecil (UMKM).

"Wirausaha itu bukan sekadar soal keterampilan teknis belaka, tetapi juga membutuhkan sikap mental yang kuat, motivasi, kemauan belajar, berpikir kreatif, dan kerja keras. Anggota DWP diharapkan mampu mandiri secara finansial sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada penghasilan suami," ungkap Delfia Merry Budianti.

Melalui dorongan dan sinergi ini, DWP Sintang berharap ke depan akan semakin banyak kaum perempuan di Kabupaten Sintang yang berani menggali potensi diri, mengembangkan bakat bisnis, serta membangun usaha mandiri yang berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan keluarga hingga masyarakat sekitar. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.