TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Kebahagiaan menyelimuti pasangan Mirwansyah dan Hasriana (35), warga Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.
Mereka baru saja dikaruniai empat bayi kembar, yang lahir di RSUD Sulawesi Barat, Mamuju pada Sabtu (4/7/2026).
Uniknya, empat bayi kembar itu terdiri dari dua bayi perempuan dan dua bayi laki-laki.
Baca juga: Garis Polisi Terpasang di Lokasi Penikaman Tempt Karaoke Mamuju
Baca juga: 4 Bayi Kembar Lahir di RSUD Sulbar Ternyata Punya Sepupu Kembar Tiga
Saudari kandung Hasriana, Musdalifah, kepada Tribun-Sulbar.com pada Minggu (5/7/2026) menceritakan kisah saudaranya saat proses kehamilan hingga persalinan.
Musdalifah menuturkan proses persalinan penuh haru sekaligus kejutan.
Sang kakak melahirkan pada usia kehamilan 8 bulan.
Karena itu, tim medis memutuskan untuk melakukan operasi caesar guna memastikan keselamatan ibu dan janin.
"Alhamdulillah, kondisi ibu dan bayinya sehat semua. Keempat bayinya pun normal semua," ungkap Musdalifah dengan nada syukur.
Saat ini, Hasriana dan keempat buah hatinya masih menjalani masa pemulihan di Mamuju usai menjalani proses persalinan.
Lebih lanjut, Musdalifah membeberkan bahwa kelahiran ini merupakan kelahiran kelima bagi Hasriana.
Namun uniknya, ini adalah pertama kalinya Hasriana melahirkan anak kembar bahkan hingga empat sekaligus.
Keempat anak sebelumnya lahir dalam kondisi tunggal, sehingga kehamilan kembar empat ini menjadi pengalaman luar biasa tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh keluarga.
Musdalifah juga mengungkapkan bahwa selama masa kehamilan, Hasriana dan suaminya, Mirwansyah (37), sangat disiplin memeriksakan diri ke dokter.
Pihak medis sebenarnya sudah memprediksi bahwa Hasriana mengandung bayi kembar.
Namun, kejutan terjadi pada USG terakhir.
Saat itu, yang terdeteksi hanya satu janin berjenis kelamin laki-laki.
Ternyata, saat proses persalinan berlangsung, Hasriana melahirkan empat bayi sekaligus, dua laki-laki dan dua perempuan.
"Alhamdulillah saat lahiran ternyata satu pasang," paparnya seraya bersyukur.
Kelahiran bayi kembar empat merupakan peristiwa yang sangat langka.
Secara medis, peluang alami terjadinya kehamilan kembar empat hanya sekitar 1 banding 700.000.
Karena itu, kelahiran ini menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Mamuju Tengah.
Musdalifah mengaku tidak dapat menyembunyikan rasa harunya.
Keempat bayi yang lahir dalam keadaan sehat dan normal menjadi anugerah terbesar bagi keluarga.
Ia pun berharap Hasriana dan keempat keponakannya selalu diberikan kesehatan.
Meski usia kehamilan baru mencapai 32 minggu, proses persalinan dapat berlangsung dengan baik berkat penanganan yang optimal sejak masa kehamilan hingga tindakan operasi.
Persalinan kehamilan quadruplets (bayi kembar empat) melalui tindakan Sectio Caesarea (SC).
Di balik peristiwa langka tersebut, terungkap fakta unik dari keluarga sang ayah.
Ternyata, keempat bayi yang lahir selamat itu memiliki sepupu yang merupakan anak kembar tiga.
Ayah bayi kembar empat,Mirwansyah mengungkapkan, dalam keluarganya memang terdapat riwayat kelahiran anak kembar.
Ia menyebut saudaranya pernah dikaruniai anak kembar tiga. Selain itu, ayahnya atau kakek dari anak kembar empat ini juga memiliki saudara kembar dua.
"Kakak saya juga punya anak kembar tiga, bapak saya juga punya saudara kembar dua," ujar ayah bayi kembar empat itu kepada wartawan tribun-sulbar.com pada (5/7/2026).
Proses persalinan berlangsung dengan melibatkan tim medis multidisiplin yang dipimpin Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), dr. Yusran Antonius.
Keempat bayi lahir dalam kondisi selamat bersama sang ibu.
Masing-masing bayi memiliki berat badan berbeda, yakni 1,7 kilogram, 1,6 kilogram, 1,5 kilogram, dan bayi keempat seberat 1,4 kilogram.
Saat ini, keempat bayi masih menjalani perawatan intensif di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) guna mendapatkan pemantauan dan penanganan optimal.
Sementara itu, kondisi ibu bersama keempat bayinya dilaporkan stabil dan terus dipantau oleh tim medis RSUD Provinsi Sulawesi Barat.
Peristiwa ini menjadi salah satu momen bersejarah bagi RSUD Provinsi Sulawesi Barat karena merupakan keberhasilan penanganan persalinan bayi kembar empat, sekaligus menjadi kabar bahagia yang menyita perhatian masyarakat Sulawesi Barat maupun warganet di berbagai daerah.
Keempat bayi berhasil lahir dengan selamat, menandai capaian penting bagi rumah sakit dalam menangani kasus kehamilan risiko tinggi.
Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen RSUD Provinsi Sulawesi Barat dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan ibu dan bayi.
Dalam keterangannya, dr. Yusran Antonius dokter yang menangani persalinan menjelaskan bahwa persalinan dilakukan melalui operasi Sectio Caesarea pada kehamilan quadruplets (bayi kembar empat).
Menurutnya, hal yang menarik dari persalinan tersebut adalah urutan kelahiran keempat bayi yang berlangsung dengan sangat baik, yaitu bayi pertama perempuan, bayi kedua laki-laki, bayi ketiga perempuan, dan bayi keempat laki-laki.
"Puji Tuhan seluruh bayi dapat lahir dalam keadaan baik dan sehat. Ini merupakan anugerah yang patut disyukuri. Kami berharap keempat bayi tersebut dapat terus bertumbuh dan berkembang dengan baik," ungkap dr. Yusran. (*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah