Kesaksian Penumpang Bus Ziarah Terbakar di Wonosobo, Panik Diminta Turun
rival al manaf July 05, 2026 03:14 PM

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Kepanikan sempat menyelimuti rombongan peziarah asal Kabupaten Kebumen saat minibus PO Juragan Otewe yang mereka tumpangi mengalami kebakaran di Jalan Bhayangkara, tepat di depan Mapolres Wonosobo, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 09.50 WIB.

Dua penumpang, Rohyati dan Rodiyah, mengaku tidak menyadari jika kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kebakaran. 

Mereka baru mengetahui ada sesuatu yang tidak beres setelah asap mulai memenuhi bagian depan kendaraan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Bus Rombongan Peziarah Asal Kebumen Terbakar di Depan Mapolres Wonosobo

KEBAKARAN BUS - Puluhan penumpang minibus PO Juragan OTEWE dievakuasi petugas ke tempat aman setelah kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kebakaran di depan Mapolres Wonosobo, Minggu (5/7/2026). Api berhasil dipadamkan menggunakan APAR milik Polres Wonosobo dan beruntung tidak ada korban jiwa. (TRIBUN JATENG/Humas Polres Wonosobo)

"Saya bilang, itu apa? Lah asap. Saya sempat mikir apa ada orang yang ngerokok," tutur Rohyati di Gedung Serbaguna Polres Wonosobo.

Tak lama kemudian, terdengar teriakan dari penumpang lain agar seluruh penumpang segera keluar dari kendaraan.

"Terus ada yang bilang, ayo turun, turun," lanjutnya.

Mendengar teriakan tersebut, seluruh penumpang langsung bergegas meninggalkan minibus untuk menyelamatkan diri.

"Alhamdulillah engga ada korban jiwa. Kita langsung turun," ujarnya.

Sementara itu, sopir minibus, Muhammad Asrory, mengatakan dirinya sebenarnya telah merasakan ada kejanggalan pada kendaraan beberapa saat sebelum kejadian.

Sekitar 50 meter sebelum lokasi, ia mencium bau benda terbakar dari arah ruang mesin. 

Menyadari ada potensi bahaya, ia langsung memperlambat laju kendaraan dan menepikan minibus tepat di depan Mapolres Wonosobo.

Tidak lama setelah kendaraan berhenti, asap tebal keluar dari bagian kap mesin hingga akhirnya diketahui terjadi kebakaran.

Beruntung, lokasi kejadian berada tepat di depan Mapolres Wonosobo. Personel SPKT dan Piket Samapta yang sedang berjaga langsung berlari membawa dua tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan api.

Pamapta Polres Wonosobo, Ipda Jaka Candra Gunawan, membenarkan kejadian tersebut. Diketahui rombongan hendak berziarah ke Dieng.

"Begitu mobil mengeluarkan asap mengepul, anggota kami langsung mengambil tindakan dengan menyemprotkan APAR. 

Para penumpang juga langsung kami evakuasi ke tempat yang aman. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," ujarnya.

Berkat respons cepat petugas, kebakaran berhasil dikendalikan dalam waktu singkat sehingga tidak menimbulkan korban maupun kebakaran yang lebih besar.

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat, khususnya pemilik kendaraan dan penyedia jasa angkutan umum, agar selalu melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh. 

Pemeriksaan sistem kelistrikan, ruang mesin, serta ketersediaan APAR dinilai penting untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran kendaraan di jalan raya. (ima)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.