Latihan Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Bab 1 Teks Deskripsi Demi Keluarga, Soal HOTS Terbaru 2026
Siti Umnah July 05, 2026 05:27 PM

SRIPOKU.COM - Memasuki tahun ajaran baru, persiapan matang sangat dibutuhkan oleh siswa kelas 9 SMP dalam menguasai materi pelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka.

Pada materi Bab 1 yang bertajuk "Demi Keluarga", fokus pembelajaran diarahkan pada penguatan teks deskripsi yang bernuansa naratif-emosional, menganalisis watak tokoh melalui deskripsi latar, mendalami penggunaan majas (metafora, personifikasi, hiperbola), serta memahami konjungsi intrakalimat dan antarkalimat.

Sebagai bahan latihan mandiri siswa di rumah maupun referensi bapak/ibu guru untuk asesmen formatif, berikut disajikan 10 latihan soal pilihan ganda Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Bab 1 Semester 1 Kurikulum Merdeka beserta kunci jawaban langsung di setiap butir soal.

Baca juga: Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Bab 1 Menulis Teks Laporan Hasil Observasi, Soal Terbaru 2026

Bacalah teks deskripsi berikut dengan saksama untuk menjawab soal nomor 1 sampai 3!

Setiap pukul empat pagi, saat seisi kota masih terlelap dalam selimut malam, Ayah sudah berada di dapur pusaka kami. Cahaya temaram dari lampu pijar lima watt menerangi tubuh ringkihnya yang mulai dimakan usia. Di bawah kepulan asap pengukus yang membubung ke langit-langit, tangan legam Ayah dengan cekatan membolak-balik adonan kue donat yang menjadi napas kehidupan keluarga kami.

Guratan-guratan dalam di dahinya mengisahkan ribuan malam tanpa tidur, sebuah pengorbanan sunyi demi menyekolahkan ketiga anaknya. Aroma ragi bercampur minyak goreng panas yang menguar setiap subuh bukan sekadar wewangian masakan, melainkan simbol ketangguhan seorang kepala keluarga yang menolak menyerah pada kemiskinan.

(1.) Apa makna simbolis dari frasa "adonan kue donat yang menjadi napas kehidupan keluarga kami" pada teks deskripsi di atas?

A. Kue donat adalah satu-satunya makanan yang dikonsumsi oleh keluarga tokoh setiap hari agar bertahan hidup.
B. Usaha pembuatan kue donat merupakan sumber penghasilan utama yang menopang seluruh kebutuhan hidup keluarga.
C. Ayah memiliki keahlian khusus membuat kue donat yang membuatnya terkenal di seluruh pelosok kota.
D. Proses mengadon kue donat membutuhkan tenaga yang sangat besar hingga membuat Ayah terengah-engah.

Kunci Jawaban: B Usaha pembuatan kue donat merupakan sumber penghasilan utama yang menopang seluruh kebutuhan hidup keluarga.

(2.) Bagaimana penulis menggambarkan karakter atau watak Ayah melalui deskripsi latar waktu dan suasana pada paragraf pertama?

A. Penulis menggambarkan Ayah sebagai sosok yang tergesa-gesa karena bekerja dalam kondisi dapur yang gelap gulita.
B. Penulis menunjukkan bahwa Ayah adalah sosok yang egois karena suka berisik di dapur saat orang lain sedang tidur.
C. Penulis menggambarkan Ayah sebagai sosok yang sangat pekerja keras, disiplin, dan tangguh melalui latar waktu dini hari yang sunyi.
D. Penulis menunjukkan bahwa Ayah adalah orang yang tidak mampu membeli lampu penerangan yang lebih layak untuk dapurnya.

Kunci Jawaban: C Penulis menggambarkan Ayah sebagai sosok yang sangat pekerja keras, disiplin, dan tangguh melalui latar waktu dini hari yang sunyi.

(3.) Kalimat manakah dari teks di atas yang mengandung unsur deskripsi subjektif (melibatkan opini atau perasaan mendalam dari penulis)?

A. Setiap pukul empat pagi, Ayah sudah berada di dapur pusaka kami.
B. Cahaya temaram dari lampu pijar lima watt menerangi tubuh ringkihnya.
C. Di bawah kepulan asap pengukus, tangan legam Ayah membolak-balik adonan kue.
D. Aroma ragi bercampur minyak goreng panas merupakan simbol ketangguhan seorang kepala keluarga.

Kunci Jawaban: D Aroma ragi bercampur minyak goreng panas merupakan simbol ketangguhan seorang kepala keluarga.

(4.) Perhatikan kalimat berikut!
"Ibu adalah tulang punggung yang merekatkan kembali kepingan-kepingan harapan kami saat toko kelontong Ayah bangkrut."

Majas atau gaya bahasa yang terdapat pada kata bercetak miring di atas adalah...

A. Personifikasi
B. Metafora
C. Hiperbola
D. Simile

Kunci Jawaban: B Metafora

(5.) Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
(1) Kakak mengorbankan waktu bermainnya untuk menjaga adik di rumah.
(2) Ibu bisa bernapas lega karena semua biaya pengobatan adik sudah lunas.
(3) Keringat Ayah menganak sungai demi membiayai kuliah kami bertiga.
(4) Rumah kayu sederhana itu menjadi saksi bisu perjuangan kami dari nol.

Kalimat yang mengandung majas HIPERBOLA (ungkapan yang berlebihan dan tidak masuk akal secara harfiah) ditunjukkan oleh nomor...

A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)

Kunci Jawaban: C (3)

(6.) Perhatikan penggalan teks deskripsi rumpang berikut!
"Nenek selalu bangun paling awal untuk menyiapkan sarapan bagi seluruh anggota keluarga. ..., stamina fisik Nenek tidak lagi sekuat sepuluh tahun yang lalu."

Konjungsi antarkalimat yang paling tepat untuk mengisi bagian rumpang di atas guna menyatakan pertentangan adalah...

A. Oleh karena itu
B. Namun demikian
C. Tambahan pula
D. Sebaliknya

Kunci Jawaban: B Namun demikian

(7.) Perhatikan kalimat berikut!
"Meskipun badai ekonomi menghantam keluarga mereka, mereka tetap bersatu dan tidak pernah mengeluh."

Fungsi dari konjungsi intrakalimat "Meskipun" pada kalimat majemuk bertingkat di atas adalah menyatakan hubungan...

A. Penyebab atau kausalitas
B. Konsesif atau konsesi (pernyataan bersyarat/keadaan berlawanan)
C. Pembatasan atau syarat
D. Akibat atau konsekutif

Kunci Jawaban: B Konsesif atau konsesi (pernyataan bersyarat/keadaan berlawanan)

(8.) Baca penggalan teks berikut!
"Toko kelontong tua di sudut jalan itu tampak kusam. Cat temboknya yang biru langit kini telah mengelupas dan menyisakan guratan semen abu-abu. Papan namanya yang kayu sudah miring, menyisakan huruf 'T-O-K-O B-A-R-U' yang pudar. Namun, di dalam ruang sempit itulah, Ibu menghabiskan waktu belasan jam setiap hari demi memastikan lembar-lembar uang sekolah kami tetap aman."

Kesan emosional utama yang ditangkap oleh pembaca melalui deskripsi fisik toko kelontong di atas adalah...

A. Rasa kagum atas kemewahan desain arsitektur toko kelontong tua milik Ibu.
B. Rasa prihatin sekaligus haru atas kesederhanaan tempat perjuangan Ibu demi masa depan anak-anaknya.
C. Rasa kecewa karena Ibu tidak merawat kebersihan tempat usahanya dengan baik.
D. Rasa takut karena kondisi bangunan toko kelontong tampak menyeramkan di malam hari.

Kunci Jawaban: B Rasa prihatin sekaligus haru atas kesederhanaan tempat perjuangan Ibu demi masa depan anak-anaknya.

(9.) Perhatikan kalimat berikut!
"Senyuman Ibu yang tulus selalu berhasil meluluhkan kekhawatiran yang berkecamuk di dalam dada kami."

Kata dasar dari kata berimbuhan "meluluhkan" pada kalimat di atas adalah...

A. Luluh
B. Puluh
C. Suluh
D. Buluh

Kunci Jawaban: A Luluh

(10.) Baca situasi berikut!
Kamu ingin menulis sebuah paragraf deskripsi naratif untuk menggambarkan kelelahan fisik kakak laki-lakimu yang baru saja pulang bekerja lembur seharian di pabrik demi membantu membiayai sekolahmu.

Manakah kalimat deskripsi dengan cerapan pancaindra PENGLIHATAN yang paling kuat untuk mendukung situasi tersebut?

A. Langkah kakinya terdengar sangat berat dan terseret saat memasuki pintu rumah.
B. Bahunya tampak layu, matanya merah meredup menahan kantuk, dan garis lelah tercetak jelas di sudut bibirnya.
C. Kamar langsung terasa sunyi begitu ia melempar tas ransel hitamnya ke atas meja belajar.
D. Aroma peluh yang bercampur debu jalanan langsung menguar saat ia duduk di kursi kayu.

Kunci Jawaban: B Bahunya tampak layu, matanya merah meredup menahan kantuk, dan garis lelah tercetak jelas di sudut bibirnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.