TRIBUNCIREBON.COM – Harga emas logam mulia Antam mencatat kenaikan sepanjang sepekan terakhir. Berdasarkan data perdagangan, harga emas menguat sekitar 0,94 persen atau bertambah Rp25.000 per gram dibandingkan posisi pada awal pekan.
Lantas, bagaimana perkembangan harga emas yang menjadi acuan bagi masyarakat di wilayah Indramayu dan Majalengka?
Mengacu pada laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas pada Senin (29/6/2026) dibuka di level Rp2.645.000 per gram.
Baca juga: UPDATE Harga Emas Antam Hari Ini di Kuningan Naik, Buyback Juga Ikut Menguat Segini
Sementara pada penutupan perdagangan Sabtu (4/7/2026), harganya meningkat menjadi Rp2.670.000 per gram.
Meski demikian, pergerakan harga emas sempat mengalami tekanan pada awal pekan. Selama periode Senin hingga Rabu (1/7/2026), harga emas terus melemah dari Rp2.645.000 menjadi Rp2.625.000 per gram.
Setelah menyentuh level tersebut, harga emas mulai menunjukkan tren positif dan berangsur naik hingga akhirnya ditutup di posisi Rp2.670.000 per gram pada akhir pekan. Kenaikan ini membuat harga emas Antam mencatat penguatan bersih Rp25.000 per gram dibandingkan awal pekan.
Baca juga: Tol Cirebon–Kuningan–Ciamis Masuk Proyek Strategis, Toto Suharto: Dongkrak Ekonomi Wilayah Timur
Harga emas buyback dalam sepekan pun mengalami kenaikan hingga Rp 51.000. Pada hari Senin harganya Rp 2.378.000 dan di akhir pekan tembus Rp 2.429.000 per gram. Kenaikannya tercatat sebesar 2,14 persen.
Harga buyback adalah jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut. Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 akan dikenakan Pajak Pengha
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut akan dipotong langsung dari total nilai transaksi saat proses penjualan kembali dilakukan.
Baca juga: Tol Cirebon–Kuningan–Ciamis Masuk Proyek Strategis, Toto Suharto: Dongkrak Ekonomi Wilayah Timur
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
Harga emas sepekan
Senin 29 Juni Rp 2.645.000 per gram
Selasa 30 Juni Rp 2.630.000 per gram
Rabu 1 Juli Rp 2.625.000 per gram
Kamis 2 Juli Rp 2.640.000 per gram
Jumat 3 Juli Rp 2.651.000 per gram
Sabtu 4 Juli Rp 2.670.000 per gram
Baca juga: Tol Cirebon–Kuningan–Ciamis Masuk Proyek Strategis, Toto Suharto: Dongkrak Ekonomi Wilayah Timur
sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Pembelian emas dikenai PPh Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong pajak.
Sementara itu, untuk transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta, pemilik NPWP dikenai pajak 1,5 persen, sedangkan yang tidak memiliki NPWP dikenakan tarif 3 persen. Pajak tersebut dipotong langsung dari hasil penjualan.
Sebagai informasi, harga emas Antam di laman resmi Logam Mulia diperbarui setiap hari mengikuti dinamika pasar logam mulia.
Baca juga: Tol Cirebon–Kuningan–Ciamis Masuk Proyek Strategis, Toto Suharto: Dongkrak Ekonomi Wilayah Timur
Konflik AS–Iran Dorong Minat Investor ke Emas
Meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran turut memengaruhi pergerakan pasar keuangan global. Kondisi tersebut mendorong sebagian investor mengalihkan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman, seperti emas.
Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer, menilai logam mulia berpotensi menjadi pilihan utama investor di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Menurutnya, permintaan emas diperkirakan terus meningkat seiring kekhawatiran terhadap durasi konflik, potensi meluasnya ketegangan ke kawasan lain, serta risiko kenaikan inflasi.
Dalam situasi seperti ini, emas kembali dipandang sebagai salah satu aset safe haven yang mampu menjaga nilai investasi saat pasar bergejolak.
Baca juga: Tol Cirebon–Kuningan–Ciamis Masuk Proyek Strategis, Toto Suharto: Dongkrak Ekonomi Wilayah Timur
Harga Berpotensi Berubah
Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar global maupun domestik. Oleh karena itu, masyarakat yang berencana membeli atau menjual emas disarankan untuk selalu memantau pembaruan harga sebelum bertransaksi.
Meski mengalami fluktuasi, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati karena dinilai mampu mempertahankan nilai aset dalam jangka panjang, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi.