Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Personel Unit Patroli Sat Samapta Polres Rejang Lebong memberikan bantuan kepada seorang pengendara yang mengalami kendala saat melintas di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau pada Minggu (5/7/2026) siang.
Saat melaksanakan patroli rutin, petugas menemukan sebuah mobil dalam kondisi mogok di pinggir jalan sehingga langsung berhenti untuk memberikan pertolongan.
Mobil tersebut diketahui merupakan Isuzu Panther bernomor polisi B 9525 OZ yang dikemudikan Rama Akbar Aditiya (23), warga Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan.
Saat itu, Rama sedang dalam perjalanan dari Kota Curup menuju Kota Lubuklinggau.
Kasat Samapta Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak, mengatakan personel yang sedang berpatroli segera mengamankan situasi sekaligus membantu mengevakuasi kendaraan agar tidak terlalu lama berada di lokasi.
"Anggota yang sedang melaksanakan patroli menemukan kendaraan roda empat yang mengalami mogok di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau. Selanjutnya personel memberikan bantuan dengan menarik kendaraan tersebut ke tempat yang lebih aman," sampai Sinar kepada TribunBengkulu.com.
Dievakuasi ke Mapolsek PUT
Sinar menjelaskan, mobil tersebut diderek menggunakan kendaraan patroli Isuzu D-Max milik Sat Samapta hingga ke Mapolsek Padang Ulak Tanding (PUT).
Langkah tersebut dilakukan karena Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau memiliki sejumlah titik yang minim permukiman sehingga berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan jalanan.
"Evakuasi dilakukan sampai ke Mapolsek PUT karena jalur tersebut cukup rawan. Tujuannya agar pengendara dan kendaraannya berada di lokasi yang aman sambil menunggu kendaraan diperbaiki," jelasnya.
Selain membantu pengendara yang mengalami mogok, patroli Sat Samapta juga menyasar kawasan permukiman padat penduduk, objek vital seperti perbankan dan SPBU, pusat pertokoan, tempat keramaian masyarakat, serta ruas jalan yang dinilai rawan tindak pidana 3C atau curas, curat, dan curanmor.
Menurut Sinar, kegiatan patroli rutin tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus mencegah aksi premanisme dan tindak pidana lainnya.
Pengendara Akui Sempat Khawatir
Sementara itu, Rama mengaku bersyukur karena mendapat bantuan dari personel Sat Samapta Polres Rejang Lebong.
Ia mengatakan sempat merasa khawatir ketika mobil yang dikendarainya mogok di jalur lintas tersebut.
Menurutnya, kondisi jalan yang relatif sepi membuat dirinya cemas apabila harus menunggu bantuan dalam waktu lama.
"Saya sempat khawatir karena mobil mogok di jalan lintas yang sepi. Terima kasih kepada Polres Rejang Lebong, khususnya anggota Sat Samapta, yang sudah membantu menarik mobil saya sampai ke tempat yang aman," pungkas Rama.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini