TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Setelah berjibaku menembus pekatnya asap dan sulitnya medan, tim gabungan mampu menaklukkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melahap 6 hektar lahan gambut di Desa Sumber Hidup, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada Minggu (5/7/2026) sore.
Kepala Manggala Agni Daops Sumatera XVII/OKI, Edi Satriawan, mengonfirmasi bagian kepala api, beserta sisi kiri dan sisi kanan api sudah bisa dikendalikan.
Pantauan di lokasi hingga pukul 16.45, tim darat masih terus bersiaga dan bekerja di lapangan. Para petugas saat ini tengah berfokus melakukan mopping up atau proses penyapuan terhadap bara-bara api yang tersisa.
"Saat ini di lapangan tim masih bekerja, kita targetkan pemadaman pada hari ini bisa dituntaskan," ungkap Edi.
Dalam upaya menaklukkan api, ia mengungkapkan tim menghadapi hambatan cukup berarti di lapangan. Hambatan utama yang dialami petugas pada saat pelaksanaan pemadaman ini adalah jauhnya jarak sumber air dengan kepala api.
"Kondisi medan tersebut memaksa petugas untuk bekerja lebih keras. Rata-rata tim di lapangan harus menggelar selang air sejauh 300 meter dari titik sumber air terdekat," paparnya.
Tantangan tak berhenti sampai di situ, tim juga harus menghadapi spot-spot api yang posisinya tersebar. Kondisi ini menuntut adanya kecepatan tim melaksanakan pergerakan menyisir lapangan.
Meski diwarnai berbagai kendala, operasi pemadaman akhirnya dapat diselesaikan. Mewakili timnya, Edi sampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah membantu.
"Keberhasilan tak lepas dari kolaborasi apik lintas instansi. Pasukan darat terdiri dari Manggala Agni Daops Sumatera XVII/OKI, TNI, BPBD OKI, RPK PT Persada Sawit Makmur (PSM), Polsek Pedamaran Timur, dan warga setempat,"
"Kami juga mendapat suntikan tenaga dari udara lewat helikopter water bombing milik BNPB," pungkasnya.