3 Putra Ali Khamenei Sudah Melayat, Mojtaba Masih Belum Tampakkan Diri
Endra Kurniawan July 05, 2026 05:35 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Suasana duka masih menyelimuti Iran di hari kedua prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada Sabtu (4/7/2026). 

Di tengah sorotan dunia terhadap transisi kepemimpinan negara tersebut, perhatian publik kini juga tertuju pada sosok putra sang mendiang Ayatollah  yakni Mojtaba Khamenei, yang kini menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.

Hingga saat ini, Mojtaba Khamenei dilaporkan belum menampakkan diri di hadapan publik dalam rangkaian prosesi penghormatan terakhir ayahnya di Teheran.

Ketidakhadirannya memicu berbagai spekulasi di tengah situasi keamanan yang sangat ketat di negara tersebut.

Kehadiran Putra-putra Ali Khamenei Lainnya

Baca juga: Ribuan Pelayat Padati Upacara Pemakaman Ali Khamenei, Iran Perkirakan Jutaan Orang Hadiri Prosesi

Berbeda dengan Mojtaba, tiga putra Ali Khamenei lainnya yakni Masoud, Meysam, dan Mostafa telah hadir dalam acara doa bersama yang berlangsung khidmat.

Kehadiran ketiga bersaudara ini menjadi sorotan karena mereka sebelumnya sempat menghilang dari pandangan publik sejak perang pecah.

Dalam prosesi tersebut, terlihat hadir sejumlah pejabat tinggi Iran untuk memberikan penghormatan terakhir.

Mereka di antaranya adalah Presiden Masoud Pezeshkian, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf, serta Kepala Garda Revolusi Jenderal Ahmad Vahidi.

Turut hadir pula Esmail Qaani yang memimpin Pasukan Quds. Prosesi doa di Grand Mosalla Teheran ini dipimpin langsung oleh ulama Syiah, Ayatollah Jafar Sobhani.

Spekulasi Keberadaan Mojtaba Khamenei

Ketidakhadiran Mojtaba Khamenei bukan kali pertama terjadi.

Menurut laporan The New York Times yang terbit kemarin, Mojtaba sebelumnya juga tidak terlihat dalam acara peringatan untuk istrinya yang diadakan di Teheran pada Rabu lalu.

Berdasarkan keterangan dari dua anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan seorang sumber yang terlibat dalam perencanaan rangkaian pemakaman, Mojtaba sebenarnya memiliki keinginan kuat untuk menghadiri pemakaman ayahnya di Mashhad pada hari Kamis (2/7/2026). 

Namun, ia dikabarkan belum mendapatkan izin karena adanya kekhawatiran yang mendalam bahwa ia akan menjadi target serangan Israel.

Kekhawatiran Mojtaba sendiri bisa dimaklumi mengingat Israel secara terbuka masih menargetkan sosoknya hingga kini.

Mojtaba diyakini sedang bersembunyi setelah dilaporkan mengalami luka dalam serangan udara yang menewaskan ayahnya pada 28 Februari lalu.

Adapun peristiwa nahas tersebut juga merenggut nyawa ibu dan salah satu saudaranya. 

Dampak Ketegangan Keamanan di Iran

Baca juga: Hari Ketiga Pemakaman Ali Khamenei, Salat Jenazah Digelar Sebelum Prosesi Keliling Iran

Situasi di Iran saat ini masih dalam bayang-bayang ketegangan pasca operasi pemboman oleh Amerika Serikat dan Israel yang dimulai sejak akhir Februari lalu. 

Sejak saat itu, kondisi keamanan para petinggi negara menjadi prioritas utama.

Mojtaba Khamenei sendiri tidak pernah terlihat di depan publik lagi sejak ia mengalami luka serius dalam serangan awal tersebut. 

Saat ini, otoritas keamanan Iran tengah berupaya ekstra keras untuk melindungi stabilitas transisi kekuasaan, terutama setelah ancaman nyata yang diarahkan kepada Pemimpin Tertinggi Iran yang baru tersebut. 

(Tribunnews.com/Bobby)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.